banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130

ART di Surabaya Tega Bunuh Bayi Sendiri di Kamar Mandi Rumah Majikan, Polisi Ungkap Kronologi dan Hasil Autopsi

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya |Nusantara Jaya News — Seorang ibu bayi berinisial K, yang diketahui bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART), nekat menghabisi nyawa bayinya sendiri usai melahirkan di kamar mandi rumah majikannya. Peristiwa tragis tersebut terjadi di kawasan Pesapen, Surabaya, dan kini telah ditangani oleh Polrestabes Surabaya.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Dewi, mengungkapkan bahwa peristiwa itu bermula saat pelaku hendak buang air kecil di kamar mandi rumah majikannya. Namun, tanpa disadari, pelaku mengalami kontraksi dan merasa mules hebat.

banner 300x250

“Awalnya pelaku hanya ingin buang air kecil. Namun saat berada di kamar mandi, dia merasa mules dan spontan mengejan hingga janin yang masih terbungkus plasenta keluar,” ujar AKP Rina, Jumat (2/1/2026).

Setelah bayi tersebut lahir, pelaku diduga panik dan takut aksinya diketahui oleh majikan maupun orang sekitar. Dalam kondisi tersebut, pelaku kemudian menyumpal mulut bayi hingga menyebabkan bayi tidak bisa bernapas. Setelah itu, pelaku menuju ke kamar untuk mengambil kantong plastik atau kresek yang digunakan untuk membungkus bayinya.

Tidak berhenti di situ, bayi malang tersebut kemudian disembunyikan di halaman belakang rumah majikan. Beberapa waktu kemudian, pelaku kembali memindahkan jasad bayi dengan memasukkannya ke dalam sebuah kotak styrofoam.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi memastikan bahwa bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut meninggal dunia diduga akibat kehabisan napas. Tim kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

“Barang bukti yang kami amankan antara lain kotak styrofoam, kaos singlet, celana dalam warna putih, serta sprei,” terang AKP Rina.

Lebih lanjut, hasil autopsi mengungkap adanya sejumlah luka pada tubuh bayi. Berdasarkan pemeriksaan medis, bayi mengalami luka memar pada ujung lidah, langit-langit rongga mulut, serta leher bagian depan. Selain itu, ditemukan pula alur jeratan pada leher bagian depan hingga belakang, serta resapan darah pada otot leher akibat benturan benda tumpul.

“Sementara dari hasil autopsi, bayi tersebut mengalami luka memar pada ujung lidah, langit rongga mulut, dan leher sisi depan. Diketahui juga terdapat alur jerat pada leher depan hingga belakang serta resapan darah pada otot leher yang diakibatkan dari benda tumpul,” jelasnya.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku K mengaku sengaja membunuh bayinya sendiri. Motif pelaku diduga karena takut kehamilannya diketahui oleh majikan, yang berpotensi membuatnya dipecat dari pekerjaannya sebagai ART.

Kasus ini terungkap setelah majikan pelaku melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolrestabes Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi masih terus melakukan pendalaman terkait kasus ini, termasuk pemeriksaan kondisi kejiwaan pelaku serta melengkapi berkas penyidikan. (Red)

banner 1000x130
banner 1000x130 banner 2500x130