Badung |Nusantara Jaya News – Akibat efisiensi anggaran yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, Kegiatan sosial Bulan Bakti Gotong Royong (BBGR) yang setiap tahun dilaksanakan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan desa Kedonganan sedikit mengalami hambatan.
Namun hambatan tersebut tidak begitu berpengaruh, rencana/program- program yang sudah dirancang oleh LPM kelurahan Kedonganan tahun 2026 ini akan terus berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Ketua LPM Kelurahan Kedonganan periode 2024-2029, I Made Mahendra, menyebut ada beberapa kegiatan sosial BBGR ini yang telah dirancang dan akan dilaksanakan meskipun ada pemangkasan anggaran.
“Kita tahu adanya beberapa pemangkasan anggaran, untuk kegiatan BBGR tahun 2026 BBGR ini kita masih berusaha mencoba menggunakan anggaran lewat CSR perusahaan-perusahan yang ada disini agar kegiatan berjalan, ” ujar salah satu pengelola AROMA resto Kedonganan ini, pada Kamis (8/1/2026).
Menurutnya kegiatan BBGR ini sangat penting dilaksanakan untuk mendorong masyarakat lebih aktif berorganisasi dan berkegiatan. Kegiatan BBGR ini selain gotong royong juga mencakup bidang lain diantaranya budaya dan olahraga.
“Gotong royong nya yang kita utamakan untuk masyarakat Kedonganan karena kita mulai kehilangan yang namanya sistem gotong royong,”imbuhnya.
Tak hanya melibatkan masyarakat adat Kedonganan, Ia juga akan melibatkan warga pendatang dalam kegiatan BBGR ini. Sementara untuk kegiatan olahraga, Wakil ketua DPC LPM Kecamatan Kuta periode 2025-2030 ini berencana membuat kegiatan sepak bola usia dewasa.
“Kita ada Sekolah Sepak Bola (SSB) Eka Chanti yang rencana ke depan akan membuat kegiatan turnamen sepakbola dewasa, saya sempat diskusi dengan DPC Apakah kegiatan ini akan diambil oleh DPC melibatkan satu Kecamatan 6 Kelurahan yang ada di Kuta akan kita Satukan di DPC , ini masih kita perbincangkan semoga ada jalan jadi kegiatan ini bisa kita rutinkan setiap tahun,” Mahendra.
Koordinator Pariwisata Kabupaten Bandung ini menegaskan, kegiatan turnamen Sepak Bola tersebut bukan sebuah ajang kompetisi melainkan untuk lebih mengeratkan antar Kelurahan kecamatan Kuta, Badung.
Tahun 2026 ini, LPM kelurahan Kedonganan juga memiliki program baru yakni fogging masal yang dilaksanakan saat pergantian musim dari hujan ke panas atau dari panas ke hujan.
“Program baru itu adalah fogging dengan istilah jemput bola, jika ada laporan atau keluhan dari warga kita akan segera mendatangi rumah tersebut untuk dilakukan fogging, dan kita akan menggandeng pihak ketiga dari salah satu klinik yang ada di Kedonganan,” tutupnya.(tik)


****************************************












