SURABAYA – Upaya pemberdayaan ekonomi warga kembali digaungkan. Bertempat di Balai RW 4 Ketintang, Jambangan, Surabaya, YBM PLN UIP JBTB menggelar soft launching Kelompok Usaha Cahaya (KUC) Ramaniya Crafter, Jumat (9/1). Program ini diharapkan menjadi wadah produktif bagi para ibu rumah tangga untuk mengembangkan keterampilan sekaligus meningkatkan ekonomi keluarga.
Acara tersebut dihadiri para peserta KUC, perangkat kelurahan, serta pengurus YBM PLN UIP JBTB. Ketua RW 4, Andre, menuturkan bahwa hadirnya Ramaniya Crafter merupakan wujud dari mimpi panjang warga untuk bisa berdaya bersama. “Berawal dari keahlian Bu Susanti dalam merajut benang, harapan kami manfaat ini dapat meluas dan menjadi peluang usaha bagi ibu-ibu di Ketintang,” ujarnya.
Lurah Ketintang, Bryan Ibnu Maskuwaih, dalam sambutannya menyebutkan masih banyak potensi warga yang belum tergali optimal karena keterbatasan wadah pendukung. Ia berharap KUC ini bisa tumbuh pesat dan menjadi ikon baru kampung handicraft di Surabaya. “Dari sepuluh anggota, semoga nanti berkembang berlipat. Kami siap mendorong dan akan menyampaikan kepada PKK dan KSH Ketintang agar ikut terlibat,” tegasnya.
Ketua Bidang Pendistribusian dan Pemberdayaan YBM PLN UIP JBTB, Gina Widiasari, menjelaskan pembentukan KUC Ramaniya Crafter sejalan dengan tiga pilar YBM PLN, yaitu ekonomi, sosial, dan pendidikan. “Dari langkah kecil ini, kami berharap lahir berjuta mimpi. Semoga dapat menghadirkan kemandirian dan keberdayaan bagi ibu-ibu di Ketintang Surabaya,” tuturnya.
Ke depan, kelompok ini tidak dibiarkan berjalan sendiri. Ramaniya Crafter akan didampingi pendamping yang merupakan warga setempat agar proses pemberdayaan lebih dekat dan berkelanjutan. Setiap pekan para anggota juga akan mengikuti sesi belajar bersama untuk meningkatkan keterampilan, menghasilkan karya kreatif, sekaligus bernilai ekonomi.
Sebagai simbol dimulainya program, dilakukan penyerahan bantuan kepada Ketua KUC disaksikan pengurus RW serta pihak kelurahan. Kehadiran Ramaniya Crafter diharapkan mampu memberi warna baru dalam dunia pemberdayaan masyarakat serta menjadi ruang kreatif bagi perempuan untuk berkarya dan menebar manfaat. (@dex)


****************************************












