BANGLI |Nusantara Jaya News — Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kintamani secara berturut-turut mengakibatkan terjadinya tanah longsor di bangunan toilet SD Negeri 2 Batur, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 9 Januari 2026, sekitar pukul 14.30 WITA.
Akibat longsor tersebut, bangunan toilet sekolah mengalami kerusakan tertimbun material tanah. Beruntung, dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa, karena aktivitas belajar mengajar telah selesai saat longsor terjadi.
Sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap lingkungan pendidikan, pada Sabtu (10/1/2026) dilakukan kegiatan kerja bakti pembersihan material longsor yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Giri Nata Utama, bersama jajaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 1626-04/Kintamani Kapten Inf I Ketut Suparwan beserta anggota, Kapolsek Kintamani bersama personel, Bendesa Adat Desa Batur Tengah, Perbekel Desa Batur Tengah, serta masyarakat setempat yang dengan penuh semangat bergotong royong membersihkan lokasi terdampak.
Kerja bakti berlangsung dengan penuh kekompakan antara TNI, Polri, aparat desa, dan masyarakat, mencerminkan sinergi yang kuat dalam penanggulangan bencana di wilayah rawan longsor.
Dalam sambutannya, Dandim 1626/Bangli Letkol Arm I Gede Arya Giri Nata Utama mengimbau seluruh masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
Ia juga menegaskan pentingnya pelaporan cepat kepada aparat terkait apabila ditemukan tanda-tanda bencana, guna meminimalisasi risiko dan dampak yang lebih besar di kemudian hari.
“Sinergi dan kepedulian bersama seperti ini sangat penting. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika terjadi bencana di lingkungan sekitar,” tegasnya.
Kegiatan kerja bakti ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan fasilitas sekolah sehingga dapat kembali digunakan secara aman, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana alam.
Laporan dari lokasi: IMade Sukadana
















