PAMEKASAN |Nusantara Jaya News — Kasus penjambretan yang berujung maut dan menewaskan seorang nenek bernama Sumriyeh (60), warga Dusun Beltok, Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, akhirnya berhasil diungkap pihak kepolisian. Pelaku penjambretan tersebut diringkus oleh jajaran Satreskrim Polres Pamekasan pada Minggu (11/1/2026).
Korban meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas akibat sepeda motor yang ditumpanginya oleng saat aksi penjambretan bermotor terjadi. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Rabu (7/1/2026), ketika korban dibonceng oleh anaknya, Halimatus Sakdiyah (26), bersama dua orang cucunya, Alfian (7) dan Kayla yang masih berusia 1 tahun 8 bulan.
Akibat aksi jambret tersebut, kendaraan korban kehilangan keseimbangan hingga terjatuh. Sumriyeh mengalami luka serius dan akhirnya meninggal dunia, sementara anak dan cucunya selamat namun mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku berhasil diamankan polisi di Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, pada Sabtu (10/1/2026). Penangkapan dilakukan di rumah pelaku tanpa perlawanan.
Seorang warga Sampang berinisial S membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut pelaku dikenal sebagai tetangga temannya dan bahkan ditangkap di kediamannya sendiri. “Dia tetangga teman saya. Kebetulan sebagai kepala dusun dan ditangkap di rumahnya,” ujar S, Minggu (11/1/2026).
Warga tersebut juga memastikan bahwa foto pelaku yang sempat beredar luas di media sosial dan terekam kamera CCTV warga merupakan orang yang sama. Rekaman CCTV itu sebelumnya viral dan menjadi petunjuk penting dalam proses penyelidikan polisi.
Kasatreskrim Polres Pamekasan, AKP Doni Setiawan, membenarkan adanya penangkapan pelaku penjambretan tersebut. Namun, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku.
“Iya benar, masih proses dan diperiksa. Besok kita jelaskan,” katanya singkat saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026).
Saat ditanya mengenai status pelaku yang diduga masih menjabat sebagai kepala dusun di Desa Tlagah, AKP Doni tidak membantah informasi tersebut, namun belum memberikan keterangan lebih lanjut. “Tunggu besok saja mas, kita jelaskan besok,” ucapnya.
Sebelumnya, foto-foto terduga pelaku memang telah menyebar luas di media sosial. Dalam foto tersebut, pelaku terlihat mengendarai sepeda motor saat beraksi, mengenakan helm, kaos coklat, serta sarung. Rekaman dari sejumlah CCTV warga memperkuat dugaan keterlibatan pelaku dalam aksi penjambretan yang menelan korban jiwa tersebut.
Kasus ini menyita perhatian publik, terutama karena korban merupakan lansia dan aksi kejahatan tersebut berdampak fatal. Polisi memastikan akan mengusut kasus ini secara tuntas serta menjerat pelaku dengan pasal yang sesuai atas perbuatannya yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. (Red)


****************************************












