MEDAN |Nusantara Jaya News – Mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK), Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), melaksanakan riset praktik lapangan terkait fungsi dan strategi Public Relations (PR) dalam organisasi berbasis komunitas. Riset ini menyasar Gerakan Mahasiswa (Gema) Pujakesuma UINSU sebagai objek studi kasus.
Kegiatan ini merupakan bagian dari kurikulum aplikatif untuk memahami bagaimana lembaga atau organisasi Islam dan komunitas etnis mengelola komunikasi organisasi, membangun citra positif, serta menjalin hubungan dengan masyarakat luas.
Dalam agenda yang diinisiasi oleh Fahnaya Marwiyah, Intan Safitri, Mayang Sari Ramadhani, Rizki Ananda Rambe dan Syahru Maulana Lubis sebagai Mahasiswa/i Prodi PMI FDK UINSU Medan langsung menemui perwakilan Gema Pujakusuma UINSU.
Fokus Riset: Komunikasi Berbasis Budaya dan Identitas
Dalam risetnya, mahasiswa PMI UINSU menyoroti bagaimana GM Pujakesuma—sebagai organisasi yang membawa identitas kultural—menerapkan prinsip-prinsip PR untuk tetap relevan di lingkungan kampus yang heterogen. Beberapa poin utama dalam riset ini meliputi:
Strategi Komunikasi Internal: Bagaimana organisasi menjaga kohesi antaranggota melalui pesan-pesan nilai budaya.
Media Relations & Digital PR: Pemanfaatan media sosial sebagai alat diplomasi kultural di ranah digital.
Community Engagement: Peran PR dalam menjembatani program kerja organisasi dengan kebutuhan nyata masyarakat, sejalan dengan visi Pengembangan Masyarakat Islam.
Menghubungkan Teori dan Realitas Lapangan
Perwakilan mahasiswa peneliti menyatakan bahwa riset ini memberikan perspektif baru bahwa Public Relations di organisasi komunitas tidak hanya soal pencitraan, tetapi tentang membangun kepercayaan (trust) dan menjaga keberlanjutan nilai-nilai luhur organisasi.
“Kami melihat Gema Pujakesuma UINSU memiliki pola komunikasi yang unik, di mana pendekatan kekeluargaan menjadi pondasi utama dalam aktivitas PR mereka. Ini adalah model human relation yang sangat relevan dengan disiplin ilmu Pengembangan Masyarakat Islam,” ujar salah satu mahasiswa peneliti.
Dukungan Akademis
Dosen pengampu mata kuliah terkait menyampaikan bahwa praktik riset ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori di kelas, tetapi juga mampu menganalisis dinamika komunikasi di lembaga-lembaga yang bersentuhan langsung dengan masyarakat (akar rumput).
Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi masukan konstruktif bagi Gema Pujakesuma UINSU dalam mengoptimalkan peran komunikasinya, sekaligus menjadi referensi akademik bagi pengembangan ilmu humas di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSU.
Tentang Program Studi PMI UINSU:
Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) FDK UINSU berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan dakwah, sosial, dan manajerial untuk menciptakan perubahan sosial yang berkeadilan dan mandiri.(AH)















