Nias Selatan |Nusantara Jaya News – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Wilayah I Sumatera Utara-Nanggroe Aceh Darussalam (Sumut-NAD) baru saja merayakan Natal dan Tahun Baru 2026 di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, pada 23-25 Januari 2026. Acara ini berlangsung dengan sukacita dan hikmat, diikuti oleh seluruh civitas GMKI dan tamu undangan dari berbagai kalangan, Kamis (24/1/2026).
Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sangat beragam dan penuh makna, meliputi penanaman 300 pohon mangrove sebagai upaya pelestarian lingkungan, kirab Natal yang diiringi oleh Marching Band SMKS BNK Yohanes Teluk Dalam, ibadah perayaan Natal yang dihadiri oleh seluruh peserta, dan dialog publik kebangsaan yang membahas tentang pelestarian ekosistem dan kesadaran kebangsaan. Mereka juga mengunjungi Pantai Lagundri dan Pantai Sorake, serta menyaksikan warisan leluhur lompat batu di Desa Bawomataluo.
“GMKI dipanggil untuk menghadirkan iman yang bekerja melalui tindakan nyata, baik dalam merawat ciptaan Tuhan, menjaga kebudayaan lokal, maupun memperkuat kesadaran kebangsaan,” kata Sonya Simanjuntak, Sekretaris Fungsional Gereja Pengurus Pusat GMKI, dalam sambutannya.
GMKI mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan berani mengawasi aktivitas yang berpotensi merusak alam dan lingkungan. “Warisan leluhur ini harus dijaga dan dirawat bersama agar keindahan ciptaan Tuhan dapat terus dinikmati dan diwariskan kepada generasi selanjutnya,” kata Chrisye Sitorus, Koordinator Wilayah GMKI Sumut-NAD, menekankan pentingnya pelestarian lingkungan dan kebudayaan lokal.
Acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli dengan lingkungan dan kebudayaan lokal, serta memperkuat kesadaran kebangsaan.
Penulis: Arif















