Asahan |Nusantara Jaya News — 12 Februari 2026, Pasca dilaksanakannya Konferwil HIMMAH Sumut yang ke 16 di Asahan, 8 Pimpinan Cabang Himpunan Al-Washiliyah SE Sumut menyatakan kekecewaan mereka atas proses konferwil yang dianggap tidak sesuai dengan AD/ART organisasi.
Pimpinan Cabang yang terdiri dari Himmah Cabang Tebing Tinggi, Himmah Cabang Batubara, Himmah Cabang Labuhan Batu, Himmah Cabang Paluta, Himmah Cabang Palas, Himmah Cabang Tapsel/Kota Sidimpuan, Himmah Cabang Asahan, dan Himmah Cabang Sibolga/Tapteng, menyatakan bahwa mereka diundang sebagai peserta konferwil yang dilaksanakan pada tanggal 10-12 Februari 2026 di Hotel Antariksa Asahan.
Namun, mereka merasa sangat kecewa karena proses persidangan tidak dilaksanakan sesuai dengan mekanisme AD/ART organisasi. “Seharusnya pada malam tanggal 10 Februari sampai 11 Februari sudah ada diadakan forum persidangan sampai terpilihnya ketua melalui mekanisme AD/ART Organisasi,” kata salah satu pimpinan cabang.
Pada tanggal 12 Februari, Pimpinan Pusat HIMMAH RI dan Sekjen tiba di lokasi dan langsung masuk ke ruangan forum yang telah disediakan oleh panitia. Namun, ketika forum dibuka, mekanisme persidangan ditiadakan dan langsung memutuskan satu calon kandidat menjadi ketua HIMMAH Sumut.
Hal ini memicu perdebatan yang panjang antara ketua cabang yang 8 dengan Pimpinan HIMMAH RI. Namun, segala argumen yang dikeluarkan oleh ketua cabang tidak diindahkan oleh Pimpinan Pusat RI.
“Kami sangat merasa kecewa dan merasa bahwa keputusan ini tidak adil. Kami meminta agar di laksanakan Konferwil HIMMAH kembali SESUAI AD/ART yang berlaku dan mekanisme persidangan yang baik dan bagus,” kata salah satu pimpinan cabang.
Pimpinan Cabang yang 8
1. Pc himmah Tapsel _padang sidimpuan
2. Pc Himmah labuanbatu
3. Pc himmah Palas
4. Pc Himmah Paluta
5. Pc Himmah Tebing Tinggi
6. Pc Himmah Batubara
7. Pc Himmah Sibolga_ Tapteng
8. Pc Himmah Asahan
















