banner 1000x130
Sport  

Hadiah Rp100 Juta Diperebutkan, Edi Kamtono Dorong Biliar Jadi Olahraga Prestasi Pontianak

banner 2500x130

Pontianak |Nusantara Jaya News – Atmosfer kompetisi dan semangat sportivitas membara di Newton Cafe&Pool Pontianak saat partai puncak Edi Kamtono Newton Home Tournament 2026 digelar, Sabtu (14/2/2026). Turnamen bergengsi dengan total hadiah Rp100 juta ini bukan sekadar ajang adu strategi dan ketepatan pukulan, tetapi juga simbol kebangkitan olahraga biliar di Kota Pontianak.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, hadir langsung membuka kegiatan sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta. Ia menegaskan bahwa turnamen ini digelar dengan visi besar: melahirkan bibit-bibit atlet potensial yang mampu membawa nama Pontianak dan Kalimantan Barat bersinar di level nasional hingga internasional.

banner 1000x130

“Tujuannya mencari bibit-bibit atlet yang berprestasi dalam bidang biliar. Mudah-mudahan terpilih atlet dari Kota Pontianak dan Kalimantan Barat yang bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

 

Edi Kamtono menyoroti fenomena menjamurnya rumah biliar di hampir setiap kecamatan di Pontianak. Menurutnya, olahraga bola sodok kini semakin digemari, khususnya oleh generasi muda.

“Sangat booming. Hampir merata di setiap kecamatan ada tempat biliar. Sudah banyak diminati oleh Gen Z, bukan hanya untuk rekreasi tapi juga untuk prestasi,” tambahnya.

Ia berharap tren positif ini dapat diarahkan ke jalur kompetitif dan profesional, sehingga minat besar generasi muda tidak hanya berhenti pada hiburan, tetapi berkembang menjadi prestasi.

 

Dalam sambutannya, Edi juga menyinggung masih adanya stigma negatif terhadap olahraga biliar. Sebagian masyarakat masih memandang rumah biliar sebagai tempat yang kurang produktif. Namun menurutnya, persepsi tersebut perlu diluruskan.

“Biliar adalah olahraga yang melatih konsentrasi, strategi, dan ketahanan mental. Bahkan di Pekan Olahraga Nasional (PON) pun biliar dipertandingkan,” tegasnya.

Ia optimistis, melalui turnamen kompetitif seperti ini, citra biliar akan semakin positif sebagai cabang olahraga prestasi yang membanggakan.

 

Ketua Panitia, Ricky, melaporkan bahwa turnamen ini diikuti lebih dari 100 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Barat, seperti Singkawang, Sintang, Sanggau, hingga Melawi. Sebanyak 96 peserta berhasil melaju ke babak utama dan bertarung memperebutkan gelar juara.

“Ini murni dukungan dari Pak Edi langsung. Insyaallah ke depan akan berlanjut untuk mencari bibit-bibit baru, terutama untuk persiapan atlet PON,” jelasnya.

Para peserta memperebutkan hadiah utama (Champion) sebesar Rp40 juta, Runner Up Rp15 juta, serta berbagai hadiah uang tunai lainnya hingga babak 32 besar.

 

Turnamen ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan yang mampu menjaga iklim kompetisi sehat di Pontianak. Lebih dari itu, Edi Kamtono Newton Home Tournament ingin membuktikan bahwa rumah biliar bukan sekadar tempat hiburan, melainkan kawah candradimuka bagi lahirnya atlet-atlet profesional masa depan.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan antusiasme generasi muda yang terus meningkat, biliar di Pontianak kini tak lagi sekadar permainan—melainkan jalan menuju prestasi dan kebanggaan daerah.

(Ysf)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130