banner 1000x130

Polres Badung Dalami Kasus Tewasnya WNA Belanda di Villa Kerobokan, Dua Terduga Pelaku Diidentifikasi

banner 2500x130 banner 1000x130

MANGUPURA |Nusantara Jaya News – Jajaran kepolisian dari Polres Badung melalui Satreskrim dan Polsek Kuta Utara terus mendalami kasus dugaan tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan seorang warga negara asing (WNA) meninggal dunia.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di sebuah villa yang berlokasi di Banjar Anyar Kelod, Kerobokan, Kuta Utara, pada Senin (23/3/2026) malam. Korban diketahui merupakan WNA asal Belanda berinisial RP (49), yang meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal.

banner 1000x130

Hingga saat ini, proses penyelidikan masih terus berlangsung dengan fokus pada pengumpulan keterangan saksi serta penelusuran rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Aparat kepolisian berupaya mengurai kronologi peristiwa secara utuh sekaligus mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.

Kapolres Badung, Joseph Edward Purba, pada Rabu (25/3/2026) menyampaikan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi adanya dua orang terduga pelaku. Namun, detail identitas keduanya masih dalam proses pendalaman oleh tim penyidik.

“Berdasarkan hasil penyidikan dan keterangan saksi, pelaku teridentifikasi berjumlah dua orang, namun detail identitasnya masih kami dalami,” ujarnya saat doorstop di lobi Polres Badung.

Dalam upaya mengungkap kasus tersebut, polisi telah memeriksa sedikitnya lima orang saksi dan akan terus mengembangkan pemeriksaan terhadap saksi lainnya. Selain itu, penyidik juga mengoptimalkan pemeriksaan terhadap orang-orang terdekat korban guna menggali kemungkinan adanya konflik atau permasalahan sebelumnya yang dapat menjadi petunjuk motif kejadian.

Dari hasil sementara, diketahui bahwa korban telah berada di Bali sejak tahun 2024 dan tinggal di lokasi kejadian selama tiga hari sebelum peristiwa naas tersebut terjadi.

Terkait hubungan antara korban dan pelaku, Kapolres menyebutkan bahwa hingga saat ini belum ditemukan adanya keterkaitan yang jelas.

“Kami belum menemukan hubungan antara korban dengan terduga pelaku, dan hal tersebut masih kami dalami lebih lanjut,” jelasnya.

Pihak kepolisian memastikan akan terus bekerja secara maksimal untuk mengungkap kasus ini secara terang benderang, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berada di wilayah Bali. (Red)

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130