Bangli |Nusantara Jaya News — Pengamanan pelaksanaan upacara Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur berlangsung ketat dengan melibatkan unsur kepolisian dan TNI di wilayah Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, Jumat (3/4/2026).
Kegiatan pengamanan dipusatkan di sejumlah titik strategis, termasuk di jalur utama menuju lokasi upacara, tepatnya di kawasan pertigaan Katung, Desa Batur Selatan. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi ribuan pemedek (umat) yang datang untuk melaksanakan persembahyangan dalam rangka upacara sakral tersebut.
Dari hasil pemantauan di lapangan, personel gabungan dari Lalu Lintas Polres Bangli dan Polsek Kintamani yang dipimpin oleh Iptu I Nengah Telaga, bersama jajaran TNI dari Danramil 1626-04 Kintamani di bawah komando Serma I Nyoman Suarsa, diterjunkan secara maksimal.
Dalam keterangannya, Iptu I Nengah Telaga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 21 pos pengamanan yang tersebar di sejumlah titik rawan kepadatan. Seluruh pos tersebut beroperasi selama 24 jam dengan sistem pergantian personel secara bergiliran.
“Pengamanan ini dilakukan secara maksimal mengingat tingginya antusiasme pemedek yang hadir. Kami siagakan 21 pos pengamanan selama 24 jam untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa lonjakan jumlah pemedek berdampak pada kepadatan arus lalu lintas, khususnya di jalur utama Singaraja–Denpasar yang melintasi kawasan Kintamani. Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas diterapkan dengan mengarahkan seluruh kendaraan untuk parkir di area Tunon.
Dari lokasi parkir tersebut, para pemedek diwajibkan berjalan kaki sejauh kurang lebih 200 meter menuju area pura. Kebijakan ini diambil guna mengurai kemacetan serta menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar lokasi upacara.
Petugas juga secara aktif memberikan imbauan kepada para pemedek agar mematuhi seluruh arahan yang diberikan oleh tim pengamanan. Hal ini penting untuk menjaga ketertiban, keselamatan, serta kenyamanan bersama selama berlangsungnya rangkaian upacara.
Sinergitas antara aparat kepolisian dan TNI dalam pengamanan ini menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah. Seluruh personel tampak sigap dalam mengatur arus lalu lintas serta membantu para pemedek yang datang dari berbagai daerah di Bali.
Dengan pengamanan yang terstruktur dan kesiapsiagaan aparat di lapangan, pelaksanaan upacara Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur diharapkan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan khidmat. (Sukadana)

















