banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130

Aplikasi Elsimil, Alat Pemantau Kesehatan Kesiapan Nikah dan Program Hamil

banner 2500x130

Jatim |nusantarajayanews.id – Melalui Aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil), hasil pemeriksaan Catin yang sudah mendekati hari H pernikahan akan dimasukkan dalam aplikasi. Elsimil dirancang khusus sebagai alat pemantau kesehatan dan edukasi seputar kesiapan nikah dan program hamil oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan bertujuan untuk mendeteksi lebih awal terhadap potensi bayi yang akan dilahirkan dengan melihat kondisi kesehatan Calon Pengantin (Catin) sebagai upaya preventif mencegah stunting.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Pasuruan, Mujib Imron saat membuka Optimalisasi Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di Pendopo Kecamatan Kejayan pada hari Kamis (13/4/2023),

banner 1000x130

Gus Mujib sapaannya menjelaskan tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan bagi Catin dan perihal manfaat dari aplikasi skrining yang bersifat pendampingan sekaligus pencegahan stunting bagi Catin.

Didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), drg. Loembini Pedjati Lajoeng, Wakil Bupati mengungkapkan beberapa poin penting. Dengan tes kesehatan premarital check up dapat diketahui dan dideteksi ada atau tidaknya kelainan genetik, penyakit keturunan maupun infeksi menular tertentu yang kemungkinan diidap oleh Catin. Dengan demikian, dapat dilakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatannya. Sehingga nantinya diharapkan menjadi calon ibu yang akan melahirkan anak sehat.

“Fisik Catin harus diperiksakan terlebih dulu sebelum mendaftarkan pernikahannya di KUA. Tujuannya, menyiapkan kesehatan calon ibu supaya melahirkan anak yang sehat dan terbebas dari stunting,” ujar Wakil Bupati.

Wabub juga meminta kepada Tim Pendamping Keluarga (TPK ) berisiko stunting di seluruh Desa agar terus memaksimalkan tugas dan perannya. Baik bidan, kader Tim Penggerak PKK maupun kader KB/IMP agar memberikan pendampingan dan edukasi terhadap Catin. Tidak terkecuali, keluarga yang memiliki remaja, ibu hamil dan pascasalin maupun bayi baru lahir hingga usia 5 tahun dalam rangka pencegahan stunting.

“Saya minta kepada Catin agar sesuai dengan usia minimal perkawinannya. Apabila sudah mendaftar di KUA, harus melakukan pemeriksaan di Puskesmas terdekat dan masuk data Elsimil. Apabila ada sesuatu bisa diantisipasi terlebih dahulu. Kalau ada tanda-tanda resiko stunting harus ditangani dengan intensif, paling tidak 3 bulan dapat sembuh,” pinta Wakil Bupati dalam kegiatan yang dihadiri oleh Camat Kejayan dan TPK dari Kecamatan Kejayan, Pohjentrek dan Wonorejo tersebut. (red)

banner 325x300
banner 1000x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 1000x130
id_IDIndonesian
Powered by TranslatePress