banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130 banner 2500x3000

Jemaah Berpakaian Ihram Tandai Kloter Gelombang II di Embarkasi Surabaya

banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya |nusantarajayanews.id – Memasuki Gelombang II Penerbangan Haji, ditandai Jemaah Haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter), sudah berpakaian kain ihram saat berada di Asrama Haji Embarkasi Surabaya sebelum diberangkatkan ke Bandara Internasional Juanda Sidoarjo.

Dari rilis Humas PPIH Embarkasi Surabaya Kamis (8/6/2023), Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Husnul Maram menjelaskan hari pertama pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang II ini ditandai dengan dipakainya kain ihram saat berada di Asrama Haji Embarkasi Surabaya sebelum ke bandara.

banner 1000x130

“Ada 3 kloter pertama dari gelombang II yang diberangkatkan hari ini yaitu kloter 37 pada pukul 02.00 WIB dini hari tadi, kloter 38 pada pukul 04.45 WIB, dan baru saja saya berangkatkan pukul 05.45 WIB kloter 39,”  terang Maram.

Para jemaah haji gelombang II akan mendarat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah dan melanjutkan perjalanan ke Makkah dan menunaikan ibadah umrah wajib. “Kami menghimbau jemaah haji seluruhnya, sejak keluar kamar di Embarkasi Surabaya ini sudah memakai baju ihram. Untuk niat ihramnya bisa di Yalamlam atau Bandara King Abdul Aziz Jeddah saat berada di bus,” terang Maram.

Maram menambahkan, himbauan tersebut untuk memberikan kemudahan kepada jemaah haji agar perjalanan menuju hotel pemondokan bisa berjalan lancar. “Bila jemaah haji tidak memakai baju ihram dari embarkasi, maka harus berganti ihram di bandara. Harus bongkar tas dan lain-lain yang membutuhkan waktu lama, yang akibatnya akan terjadi penumpukan jemaah di bandara Jeddah, dan juga berdampak pada keterlambatan pergerakan ke pemondokan,” sambungnya.

Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur ini mengungkapkan ada 39 kloter yang sudah diberangkatkan ke tanah suci dengan rincian 17.088 jemaah dan 195 petugas sehingga total yang sudah diberangkatkan ada 17.283 orang (47%). Husnul Maram juga menjelaskan ada dua jemaah yang masih dirawat di RSU Haji yaitu jemaah haji kloter 23 asal Bojonegoro dan jemaah haji kloter 33 asal Nganjuk.

Ia melanjutkan hingga saat ini ada 8 orang jemaah haji yang dipulangkan ke daerahnya setelah tiba di asrama haji. “7 orang dipulangkan karena sakit dan 1 orang karena sedang hamil,” terangnya.

Lanjutnya, jika ada di antara 7 orang tersebut sembuh yang selama masa operasional pemberangkatan haji, mereka akan diberangkatkan karena dokumen-dokumen sudah siap.Husnul Maram mengungkapkan Jawa Timur memperoleh kuota tambahan jemaah haji sejumlah 1.300 orang dari total nasional 8.000 jemaah. Kuota haji reguler tambahan diperuntukkan bagi jemaah haji reguler berdasarkan urutan nomor porsi berikutnya yang meliputi:

a. Jemaah haji reguler yang saat pelunasan tahap sebelumnya mengalami kegagalan sistem;

b. Jemaah haji cadangan yang telah melakukan pelunasan; dan

c. Jemaah haji reguler nomor urut porsi berikutnya setelah jemaah haji cadangan.

Masa pelunasan kuota tambahan adalah 8-12 Juni 2023 atau 3 hari kerja. Di Jawa Timur, dari kuota 1.300 yang diberikan, 632 dipilih dari jemaah yang sudah melunasi pembayaran pada 19 Mei 2023 atau sebelum masa operasional pemberangkatan dimulai namun belum mendapatkan panggilan berangkat sedangkan sisanya dari jemaah haji cadangan. Demikian Husnul Maram menjelaskan.

Jadwal kedatangan Kamis, 8 Juni 2023, ada 4 kloter masuk asrama haji, yaitu kloter 40 pada pukul 10.00 WIB dari Kabupaten Malang, kloter 41 pada pukul 11.00 WIB dari Kabupaten Malang, kloter 42 pada pukul 13.00 WIB dari Kabupaten Malang dan kloter 43 pada pukul 14.00 WIB dari Kabupaten Malang dan Gresik. (Red)

 

banner 1000x130
banner 970x250 banner 1000x130
banner 1000x130