banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130 banner 2500x3000

Kejagung wajib Beri penjelasan Terkait Rangkap Jabatan Dr. Ketut Sumeda

banner 2500x130 banner 1000x130

Bali |nusantarajayanews.id – Rangkap jabatan adalah kondisi ketika seseorang mempunyai lebih dari satu jabatan atau cabang kekuasaan pada waktu bersamaan. Istilah lain rangkap jabatan adalah concurrent position.

Di Indonesia, rangkap jabatan di kalangan aparatur negara sudah menjadi praktik umum. Sayangnya, rangkap jabatan belum secara jelas dianggap pelanggaran sekalipun praktik ini menyalahi prinsip good governance.

banner 1000x130

Padahal, rangkap jabatan dapat memicu konflik kepentingan. Konflik kepentingan itu bisa terjadi karena ada pemanfaatan suatu jabatan untuk kepentingan jabatan lainnya. Aparat negara yang merangkap jabatan pun bisa memiliki komitmen ganda sehingga obyektivitas dari keputusannya layak diragukan.

UU Administrasi Pemerintahan mendefinisikan konflik kepentingan sebagai kondisi ketika pejabat pemerintahan memiliki kepentingan pribadi untuk menguntungkan dirinya sendiri dan/atau orang lain dalam penggunaan wewenang, sehingga bisa memengaruhi netralitas dan kualitas keputusan dan/atau tindakan yang dibuat dan/atau dilakukannya.

Merujuk pada beberapa peraturan yang kini berlaku, sebenarnya PNS tidak boleh rangkap jabatan, kecuali dalam kondisi tertentu. Salah satu alasannya adalah kekhawatiran bahwa PNS tidak bisa menjalankan tugas dengan maksimal jika merangkap jabatan.

Larangan soal rangkap jabatan ini misalnya tertuang di pasal 88 UU ASN Nomor 5 Tahun 2014. Pasal 88 ayat 1 dan 2 di UU ASN 5/2014 mengatur, PNS harus diberhentikan secara sementara jika menjadi pejabat negara, atau komisioner/anggota lembaga nonstruktural.

Yang jadi pertanyaan publik kok Bisa seorang Kepala kejaksaan Tinggi Bali merangkap jabatan Kapuspenkum Kejaksaan Agung, ada apa?

Saat media 2/4/2024 mau konfirmasi yang bersangkutan tidak ada ditempat.

Apakah memang sedemikian sudah diseting oleh Kepala Kejaksaan Agung kedudukan Dr. Ketut Sumedana yang punya dua jabatan ditempat basah, tolong dijelaskan Kepala Kejaksaan Agung yang sebenarnya biar tidak jadi fitnah, masyarakat Indonesia gerah ketidak yamanan ini. (Netty)

banner 1000x130
banner 1000x130 banner 1000x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 1000x130
id_IDIndonesian
Powered by TranslatePress