Post Views Today: 22
Surabaya|Nusantara Jaya News – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menyebut sudah ada 10 ribu siswa melakukan uji coba atau trial Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) hari pertama, Kamis (16/5/2024).
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menyebut sudah ada 10 ribu siswa melakukan uji coba atau trial Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) hari pertama, Kamis (16/5/2024).
Yusuf Masruh Kepala Dispendik Kota Surabaya mengklaim tidak ada kendala teknis server atau websiter error yang terjadi selama trial. Kalau pun ada, menurutnya kemungkinan dari sinyal pengakses yang gangguan.
“Bisa jadi (masalah website ada) tapi banyak faktor, sinyal yang bersangkutan,” kata Yusuf, Kamis (16/5/2024).
Masih ada uji coba yang dilakukan besok, Jumat (17/5/2024), sebelum pendaftaran jalur afirmasi dan perpindahan tugas 20 Mei.
Ia mengaku akan memaksimalkan sosialisasi ke para orang tua atau wali murid termasuk melalui posko yang diadakan di setiap sekolah dengan jumlah 365 titik.
Petugas Posko PPDB yang sudah dilatih akan mendampingi wali murid yang mengalami kesulitan memahami alur PPDB online.
“Kami sudah melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada kepala sekolah, guru, dan operator sekolah. Harapannya mereka dapat menuntun wali murid yang kebingungan saat mengakses laman PPDB online,” ujarnya lagi.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah wali murid melapor ke Suara Surabaya karena mengalami kendala, mulai sulit mengakses masuk website hingga tidak muncul sekolah yang berada dalam zonasi terdekat dengan rumah. (Red)
Berita Terkait
*30 WBP Lapas IIB Pati Tuntaskan 30 Juz dalam Khataman Al-Qur’an, Pembinaan Spiritual Rutin Tiap 40 Hari* Pati- Kegiatan khataman Al-Qur’an kembali dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Pati dengan diikuti oleh 30 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat, di mana masing-masing peserta membaca 1 juz sehingga secara bersama-sama berhasil menyelesaikan 30 juz Al-Qur’an. Program ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian bagi WBP dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama menjalani masa pidana (24/04). Kegiatan khataman Al-Qur’an ini dilaksanakan secara rutin setiap 40 hari sekali bekerja sama dengan Kementerian Agama setempat. Dengan adanya pendampingan dari pihak Kemenag, pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan terarah, serta memberikan pemahaman yang lebih baik kepada WBP dalam membaca dan mengamalkan Al-Qur’an. Selain sebagai sarana ibadah, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat mental dan spiritual para WBP agar menjadi pribadi yang lebih baik. Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pembinaan rohani yang berkelanjutan bagi WBP. Beliau berharap melalui kegiatan khataman Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan ini, para WBP dapat memperbaiki diri dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. “Kami terus mendorong kegiatan positif seperti ini agar WBP tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan bekal spiritual yang kuat untuk kembali ke masyarakat,” ujarnya.