banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130 banner 2500x3000

18 dari 34 Suporter Telah Ditetapkan Sebagai Tersangka Kerusuhan di Jalan Kedung Cowek

banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya |Nusantara Jaya News – Terkait adanya kerusuhan antar suporter di wilayah Polres Pelabuhan Tanjung Perak tepatnya daerah Suramadu Kedung Cowek menyebabkan beberapa kerusakan kendaraan dan fasilitas umum.

Kasatreskrim Pelabuhan Tanjung Perak AKP M. Praseto menerangkan bahwa berdasarkan kejadian kerusuhan pada Jum’at (31/5/24) sebanyak 18 orang dari 34 orang diduga pelaku kerusuhan antar suporter telah ditetapkan tersangka beserta barang buktinya.

banner 1000x130

“Diantara 18 tersangka, 11 orang anak dibawah umur yang berkonflik dengan hukum.” terang Kasatreskrim. Senin (3/6/24).

Diawali saling ejek, dan tantang di akun medsos antara suporter Bonek Persebaya Vs Suporter Bobotoh Bandung dan dilanjutkan dengan ajakan sweeping pada pukul 21.30 Wib. terhadap suporter Bobotoh Bandung di sepanjang jalan akses Suramadu yang akan menghadiri pertandingan kesebelasan Persib Vs Madura United di Gelora Bangkalan Madura.

“Tidak hanya melempar pada para suporter Persib Bandung, suporter Bonek juga merusak kendaraan umum juga kendaraan patroli kepolisian, dan fasilitas umum seperti pot-pot di sekitar jalan Kedung Cowek.” ungkap Kasat.

Adapun para tersangka diantaranya A (19) warga Tulungagung, MZ (26), dan MST (21) warga Sidoarjo, MF (18) warga Banyuwangi, ADR (21) warga Gresik, YW (24) sedangkan YW (24), dan BRJ (18) warga Surabaya.

Adapun tersangka anak yang berkonflik dengan hukum 11 orang diantaranya EDTSP (17), MNA (17), ABS (17), MAR (17), FPS (16), MRA (17), RPPS (15), MAF (17), QA (15), MRF (16) warga Surabaya dan ADR (21) warga Gresik.

Barang bukti yang berhasil disita diantaranya, serpihan kaca mobil, bongkahan batu, kayu balok, 1 mobil Dinas Laser, 5 lembar surat perintah Kapolrestabes, 1 lembar printout foto mobil Dinas dengan kondisi pecah kaca belakang, 1 buah CD rekaman peristiwa dan pakaian yang digunakan pelaku saat kejadian.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 179 KUHPIDANA dengan ancaman hukuman 5 tahun 6 bulan, dan Pasal 212 KUHPIDANA dengan ancaman hukuman 1 tahun 4 bulan. (Red)

 

banner 1000x130
banner 970x250 banner 1000x130
banner 1000x130