banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130 banner 2500x3000

Krisis Etik di Primkop UPN Veteran: Heru MAKI Siap Buka Nama Debitur

MAKI Jatim Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik ASN Primkop UPN Veteran Surabaya ke KASN dan Kemendikbud setelah Data Debitur Bocor

MAKI Jatim Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik ASN Primkop UPN Veteran Surabaya ke KASN dan Kemendikbud setelah Data Debitur Bocor. (Dok. Humas MAKI Jatim)
banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya, Nusantara Jaya News – Pasca sidang lanjutan kasus korupsi yang menyeret tiga terdakwa pengurus Primkop UPN Veteran Surabaya terkait pemberian kredit dari Bank Jatim Syariah, MAKI Jatim mulai bergerak secara masif.

Heru MAKI Jatim mengatakan sesuai dengan surat pelimpahan kewenangan dan surat tugas dari pengurus Primkop UPN Veteran Surabaya kepada MAKI Jatim, langkah tegas akan diambil dalam melakukan penagihan debitur Primkop UPN Veteran Surabaya.

“Secepatnya, kami akan melakukan press release untuk membuka data diri masing-masing debitur Primkop UPN Veteran Surabaya yang masih mempunyai tunggakan puluhan, bahkan ratusan juta,” ujar Heru dalam keterangan tertulis diterima oleh redaksi, Sabtu (15/6/2024).

Menurut Heru, langkah ini diambil karena tidak ada niat baik dari para debitur yang sebagian besar adalah ASN di UPN Veteran Surabaya untuk menyelesaikan kewajiban hutangnya.

“Ini fenomena luar biasa, para ASN di lingkungan Kampus UPN Veteran Surabaya, dunia pendidikan, kalau hutang semangat, giliran bayar, sudah sekian tahun, pura-pura goblok, seperti tidak punya hutang,” jelas Ketua MAKI Jawa Timur.

Heru mengungkapkan bahwa, dalam press release nanti, data yang akan disampaikan yaitu foto debitur, alamat, nomor hp, serta jumlah tunggakan hutang para debitur.  Menurutnya, adanya informasi ini juga akan menjadi dasar pelaporan dugaan pelanggaran kode etik ke komite ASN (KASN) dan Kementerian Pendidikan khusunya Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

“Saya persilakan kepada para debitur Primkop UPN Veteran Surabaya yang tidak terima datanya yang dirilis oleh MAKI Jatim, silakan lapor kepada penegak hukum. Saya, Heru MAKI siap menunggu 24 jam untuk melayani laporan tersebut,”tegas Heru.

Dalam fakta persidangan, terungkap bahwa ketidakpatuhan dan keengganan debitur dalam menyelesaikan hutang menjadi salah satu penyebab utama dalam fraud pengelolaan keuangan Primkop Kampus UPN Veteran Surabaya.

Beberapa debitur yang masih memiliki tanggungan hutang bahkan menjadi saksi yang memberatkan bagi tiga terdakwa pengurus Primkop UPN Veteran.

“Bayangkan, sebelum kredit Bank Jatim Syariah cair, para debitur ini diberikan fasilitas kredit dan ketika namanya dipakai sebagai data nominatif pengajuan kredit, mereka malah keberatan. Pertanyaannya, uang yang mereka terima sebelum kasus ini bergulir, uangnya siapa? Siapa yang bermain di belakang ini semua?,” ungkap Heru MAKI.

Heru juga mengungkapkan keheranannya atas tindakan para debitur yang menerima uang untuk kepentingan pribadi namun kemudian memusuhi pengurus Primkop UPN Veteran yang telah berusaha mencari dana untuk mereka.

“Scepatnya pasca Idul Qurban, press release akan dilaksanakan secara terbuka untuk rekan-rekan media se-Jawa Timur nantinya,” pungkasnya.

banner 300x100 banner 1000x130
banner 2500x130 banner 1000x130
banner 1000x130 banner 2500x130