Breaking News
*30 WBP Lapas IIB Pati Tuntaskan 30 Juz dalam Khataman Al-Qur’an, Pembinaan Spiritual Rutin Tiap 40 Hari* Pati- Kegiatan khataman Al-Qur’an kembali dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Pati dengan diikuti oleh 30 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat, di mana masing-masing peserta membaca 1 juz sehingga secara bersama-sama berhasil menyelesaikan 30 juz Al-Qur’an. Program ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian bagi WBP dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama menjalani masa pidana (24/04). Kegiatan khataman Al-Qur’an ini dilaksanakan secara rutin setiap 40 hari sekali bekerja sama dengan Kementerian Agama setempat. Dengan adanya pendampingan dari pihak Kemenag, pelaksanaan kegiatan berjalan tertib dan terarah, serta memberikan pemahaman yang lebih baik kepada WBP dalam membaca dan mengamalkan Al-Qur’an. Selain sebagai sarana ibadah, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat mental dan spiritual para WBP agar menjadi pribadi yang lebih baik. Kepala Lapas Kelas IIB Pati, Suprihadi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam memberikan pembinaan rohani yang berkelanjutan bagi WBP. Beliau berharap melalui kegiatan khataman Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan ini, para WBP dapat memperbaiki diri dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. “Kami terus mendorong kegiatan positif seperti ini agar WBP tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan bekal spiritual yang kuat untuk kembali ke masyarakat,” ujarnya. Polres Pasuruan Amankan 5 Tersangka Kasus Tambang Andesit Ilegal di Purwosari Geruduk Polda Sumut, PW IPA Sumut desak Polda Periksa Bupati dan Pimpinan PT MNA terkait dugaan penutupan sungai Badak mati Sinergi Polda Bali dan Densus 88 Perkuat Pencegahan Ekstremisme di Sekolah Lewat Talkshow Perlindungan Anak Polda Bali Raih Apresiasi Pemerintah Pusat, Bongkar Kasus TPPO Awak Kapal KM Awindo 2A
banner 1000x130

PCNU Surabaya Tegas Tolak dan Ajukan Pencegahan Kegiatan PO MLB NU ke Polrestabes

banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya |Nusantara Jaya News – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya dengan tegas menolak dan mengajukan pencegahan terhadap kegiatan Presidium Penyelamat Organisasi dan Muktamar Luar Biasa Nahdlatul Ulama (PO MLB NU) kepada Polrestabes Surabaya. (6/12/24)

Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di kota Surabaya dan Indonesia secara umum.

banner 1000x130

Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya, Masduki Toha, menjelaskan bahwa PO MLB NU tidak memiliki kedudukan sah baik secara kelembagaan maupun perseorangan dalam struktur NU.

“Mereka menggunakan simbol-simbol NU tanpa hak dan kewenangan, serta menghujat Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Ini adalah tindakan liar yang tidak dapat diterima,” ujarnya dalam keterangan pers.

Masduki menegaskan bahwa PCNU Surabaya tidak hanya menolak, tetapi juga mengutuk segala kegiatan yang direncanakan oleh PO MLB NU, termasuk rencana pra-MLB NU yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 20-21 Desember 2024.

Dalam audiensi dengan Polrestabes Surabaya, PCNU mengajukan surat resmi permohonan pencegahan kegiatan tersebut.

“Kapolrestabes Surabaya sangat sependapat dengan kami. Beliau berharap tidak ada kegiatan PO MLB NU yang dapat mengganggu stabilitas keamanan, baik di Surabaya maupun di Indonesia secara luas,” tambahnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (30/11/2024), Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga telah mengumpulkan pimpinan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dari seluruh Indonesia untuk rapat koordinasi di Surabaya.

Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, menegaskan bahwa seluruh PWNU sepakat menolak rencana MLB NU yang dianggap tidak sesuai dengan aturan organisasi.

“Jika mereka ingin menggelar MLB, silakan buat organisasi baru di luar NU,” tegas Yahya. (Red)

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130