PEKANBARU |Nusantara Jaya News – Suasana penuh haru dan kehangatan menyelimuti Gedung Balai Serindit, Rabu (19/03/2025), saat Irjen Pol Mohammad Iqbal, Perwira Tinggi Baharkam Polri, resmi berpamitan dari jabatannya sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau. Setelah mengabdikan diri selama 3 tahun 3 bulan kurang 10 hari, Iqbal harus melanjutkan tugas ke tempat yang baru.
Dengan suara bergetar dan mata yang tampak berkaca-kaca, Irjen Iqbal menyampaikan kata sambutan perpisahan di hadapan para tamu undangan, pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta anggota kepolisian. Ia mengenang perjalanan panjangnya memimpin Polda Riau, penuh dengan berbagai dinamika, tantangan, namun juga keberhasilan yang membanggakan.
“Saya melihat acara ini sangat luar biasa, bukan karena mewahnya. Tetapi kebersamaan kita berkumpul di sini. Saya menjadi Kapolda di sini sudah 3 tahun 3 bulan kurang 10 hari. Sebuah perjalanan yang menurut saya tidak singkat,” ujar Irjen Iqbal.
Ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama dirinya bertugas, dari unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, hingga masyarakat Riau secara luas.
Iqbal juga mengungkapkan bahwa keberhasilan menjaga stabilitas keamanan di Provinsi Riau tidak lepas dari kerja sama yang erat antar seluruh elemen masyarakat. Terutama dalam menghadapi momentum politik besar seperti Pemilu Serentak yang baru saja berlangsung.
“Alhamdulillah, kondisi di Provinsi Riau bisa terkendali aman dan kondusif. Karena kita bersama untuk saling membantu, kita bersama gotong royong, kita saling menyayangi satu sama lain tanpa melihat kelompok, agama, dan latar belakang,” katanya.
Menurutnya, semangat kolektif dan nilai-nilai kebersamaan menjadi kunci dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan sejuk. Ia menyampaikan bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Irjen Iqbal juga tak lupa memohon maaf jika selama menjalankan tugas terdapat kekurangan atau hal-hal yang kurang berkenan. Baginya, perpisahan ini bukanlah sebuah akhir, melainkan awal dari perjumpaan kembali di masa depan.
“Terima kasih atas semuanya. Ini merupakan hari pamitan bagi saya dan istri, dan sebagai manusia biasa saya mohon maaf atas kekhilafan dan kekurangan selama berdinas di Provinsi Riau,” tuturnya tulus.
“Tidak ada kata berpisah, hanya kata sampai jumpa. Saya tetap Iqbal, tetap saudara bapak ibu semua. Sebagai adik, sebagai anak, sebagai abang untuk masyarakat Provinsi Riau,” pungkasnya dengan penuh emosi.
Acara perpisahan ini menjadi momentum bersejarah yang tidak hanya menandai akhir masa jabatan seorang Kapolda, tetapi juga memperlihatkan betapa kuatnya ikatan emosional antara Irjen Pol Mohammad Iqbal dengan masyarakat Riau yang telah ia layani dan lindungi selama ini. (Red)














