Batang |Nusantara Jaya News – Sebagai wujud komitmen dalam memberikan pembinaan kemandirian produktif dan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menggelar kegiatan Pelatihan Budidaya Bebek Petelur bagi warga binaan bekerjasama dengan Kelompok Ternak Itik Mutiara Biru, Sabtu (8/11). Kegiatan pelatihan dilaksanakan di Aula Lapas Batang dengan dihadiri oleh Kepala Lapas Batang, Nurhamdan, jajaran pejabat struktural, staf, dua perwakilan dari Kelompok Ternak Itik Mutiara Biru, serta sepuluh warga binaan peserta pelatihan.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Batang, Nurhamdan, menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada jajaran Kelompok Ternak Itik Mutiara Biru atas kesediaannya hadir dan berbagi ilmu dengan warga binaan.
“Kami berharap keterampilan yang diperoleh dalam pelatihan ini dapat menjadi modal berharga untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti, sesuai dengan tujuan pemasyarakatan,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini menjadi wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara Lapas Batang dan pihak eksternal dalam memberikan pembinaan kemandirian dan peningkatan keterampilan warga binaan. Hal ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Selanjutnya, kegiatan diisi dengan penyampaian materi oleh Bapak Sunawan dan Bapak Suswoyo, selaku perwakilan dari Kelompok Ternak Itik Mutiara Biru. Dalam kesempatan ini warga binaan diberikan berbagai pengetahuan terkait jenis itik, tipe kandang, jenis dan rumus pakan, hingga perhitungan laba dalam usaha ternak bebek petelur.
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di kandang bebek Lapas Batang yang berlokasi di area brandgang. Warga binaan tampak antusias mengikuti setiap arahan dan memperhatikan dengan saksama setiap materi dan penjelasan yang disampaikan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Batang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan dengan menghadirkan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat. Harapannya, warga binaan yang telah mengikuti pelatihan ini dapat memiliki keterampilan yang dapat diaplikasikan di masyarakat, sehingga siap untuk kembali berkontribusi positif dan menjadi pribadi yang mandiri setelah menyelesaikan masa pidananya.
Thom


****************************************












