banner 1000x130
Berita  

HMPH Gelar Aksi di Kantor Bupati Asahan, Desak Penegakan Hukum atas Temuan BPK

banner 2500x130 banner 1000x130

ASAHAN |Nusantara Jaya News — Himpunan Mahasiswa Penegak Hukum (HMPH) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Asahan, Kamis (23/4/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas dugaan hilangnya aset negara berupa sepeda motor di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Asahan, sebagaimana tercantum dalam temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Tahun 2024.

 

banner 1000x130

Dalam aksi itu, para mahasiswa menyampaikan kekecewaan terhadap penanganan kasus yang dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan. Mereka membawa spanduk dan poster berisi tuntutan, serta menyerukan pentingnya transparansi dalam pengelolaan aset daerah.

 

Koordinator aksi, Ipan, mengatakan bahwa pihaknya mendesak aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti temuan tersebut secara serius. HMPH meminta Polres Asahan melakukan penyelidikan, serta Kejaksaan Negeri Asahan memeriksa pihak-pihak terkait, termasuk pejabat yang bertanggung jawab dalam pengelolaan aset daerah.

 

“Aksi ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset negara. Kami berharap tidak ada pembiaran dalam kasus ini,” ujar Ipan dalam orasinya.

 

Selain itu, HMPH juga meminta Pemerintah Kabupaten Asahan melakukan evaluasi terhadap kinerja pengelolaan aset daerah guna memastikan tidak terjadi kelalaian atau pelanggaran administratif.

 

Mahasiswa menegaskan bahwa jika dalam proses hukum ditemukan adanya unsur yang merugikan keuangan negara, maka aparat penegak hukum diharapkan dapat bertindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka juga menekankan pentingnya proses hukum yang transparan, profesional, dan tidak diskriminatif.

 

HMPH menyatakan akan terus mengawal kasus ini dan berencana menggelar aksi lanjutan apabila belum ada perkembangan yang jelas.

 

“Kami akan terus mengawal hingga ada kejelasan hukum,” kata Ipan.

 

Meski demikian, dalam pernyataannya, HMPH tetap menekankan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah dan menyerahkan proses pembuktian sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

 

Hingga aksi berlangsung, belum terdapat keterangan resmi yang menjelaskan perkembangan terbaru terkait penanganan kasus tersebut. Aksi unjuk rasa berjalan tertib dengan pengawalan aparat keamanan.(IHB)

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130