banner 1000x130

Kebakaran Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo Surabaya, Puluhan Unit Damkar Diterjunkan dan Pasien ICCU Dievakuasi Bertahap

banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya |Nusantara Jaya News – Kepulan asap yang muncul di Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo membuat suasana rumah sakit di kawasan Jalan Dharmawangsa, Surabaya, mendadak panik pada Jumat pagi (15/5/2026). Puluhan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi guna melakukan penanganan cepat dan mengantisipasi potensi kebakaran yang lebih besar.

Informasi awal yang dihimpun menyebutkan kepulan asap terlihat berasal dari area lantai 5 gedung rumah sakit. Hingga saat ini, proses penanganan masih berlangsung dengan pengamanan ketat dari petugas pemadam kebakaran dan aparat terkait.

banner 1000x130

Selain proses pemadaman, pihak rumah sakit juga melakukan evakuasi pasien ke lokasi yang dinilai lebih aman. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap mengingat sebagian pasien berada dalam kondisi kritis dan masih menggunakan alat bantu medis.

Dari pantauan awak media Nusantara Jaya News di lokasi kejadian, sejumlah keluarga pasien tampak cemas menunggu proses evakuasi yang masih berlangsung. Beberapa di antaranya mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai kondisi anggota keluarga mereka yang masih berada di dalam gedung.

Salah satu keluarga pasien asal Bojonegoro bernama Habibie mengatakan bahwa anggota keluarganya hingga saat ini masih berada di lantai 6 dan belum berhasil dievakuasi karena kondisi medis pasien memerlukan penanganan khusus.

“Pasien saya masih di lantai 6. Tadi yang dievakuasi terlebih dahulu itu penjaga pasien. Untuk pasien yang masih memakai alat medis belum semuanya bisa dipindahkan,” ujar Habibie kepada awak media.

Menurutnya, lantai 6 merupakan ruang ICCU yang menangani pasien spesialis jantung sehingga proses pemindahan pasien tidak dapat dilakukan secara cepat karena banyak pasien yang masih bergantung pada alat bantu medis.
“Di lantai 6 itu ICCU, banyak pasien pakai alat jantung dan alat kesehatan lainnya. Jadi evakuasinya harus hati-hati,” jelasnya.

Habibie mengaku pertama kali mengetahui adanya asap saat dirinya kembali ke ruang perawatan setelah keluar mencari makan usai salat Subuh. Saat kembali sekitar pukul 06.00 hingga 06.30 WIB, ia melihat asap mulai keluar dari lift khusus pegawai rumah sakit.

“Tadi saya habis cari makan, terus naik lagi ke atas. Sekitar jam 6 lewat saya lihat ada asap keluar dari lift pegawai. Lama-lama asapnya makin banyak,” katanya.

Melihat kondisi tersebut, keluarga pasien langsung melapor kepada dokter dan perawat yang berjaga di ruang perawatan. Petugas medis kemudian mengarahkan keluarga pasien untuk turun menggunakan tangga darurat demi keselamatan.

“Kami langsung lapor ke dokter sama perawat. Setelah itu diarahkan turun lewat tangga darurat karena asap mulai masuk,” tambahnya.

Meski sebagian pasien telah berhasil dipindahkan, Habibie menyebut masih ada sejumlah pasien di lantai atas yang belum dapat dievakuasi karena kondisinya masih terpasang alat medis vital.

“Ada sebagian pasien yang sudah turun, terutama yang sakitnya ringan. Tapi yang masih pakai alat-alat medis masih belum bisa dievakuasi semuanya,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih melakukan penanganan di lokasi untuk memastikan sumber asap dapat segera diatasi. Sementara itu, pihak rumah sakit terus berkoordinasi dengan petugas guna mempercepat proses evakuasi pasien secara aman.

Belum ada keterangan resmi terkait penyebab munculnya asap maupun kemungkinan adanya korban dalam insiden tersebut. Aparat terkait masih melakukan pendataan dan penyelidikan lebih lanjut. (Hadi)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130