GRESIK |Nusantara Jaya News – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memanfaatkan kunjungannya ke SMAN 1 Gresik untuk menyapa dan berdialog langsung dengan para guru di ruang pendidik sekolah tersebut. Kunjungan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu menjadi momentum untuk memberikan motivasi kepada para guru agar terus mengembangkan kapasitas diri meskipun berada di masa libur sekolah.(24/6)
Dalam kesempatan tersebut, Aries Agung Paewai menegaskan bahwa masa libur sekolah tidak hanya menjadi waktu bagi peserta didik untuk beristirahat, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh para pendidik untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas wawasan. Menurutnya, pengembangan kapasitas guru merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Aries mengajak para guru untuk terus belajar, mengikuti berbagai pelatihan, memperkaya metode pembelajaran, serta menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pendidikan masa kini. Dengan demikian, para pendidik akan semakin siap menghadirkan proses pembelajaran yang inovatif, efektif, dan relevan bagi peserta didik.
“Guru merupakan ujung tombak pendidikan. Ketika guru terus belajar dan meningkatkan kompetensinya, maka kualitas pendidikan juga akan ikut meningkat. Masa libur sekolah bisa menjadi kesempatan yang baik untuk memperkuat kemampuan dan memperluas wawasan,” ujarnya.
Selain memberikan motivasi, Aries juga menyampaikan apresiasi terhadap keberlangsungan Komunitas Guru Belajar SMAN 1 Gresik yang tetap aktif menjalankan berbagai kegiatan pengembangan diri meskipun para siswa sedang menjalani masa liburan. Menurutnya, komitmen para guru untuk terus belajar menunjukkan dedikasi yang tinggi terhadap profesi dan tanggung jawab mereka sebagai pendidik.
Ia menilai semangat belajar yang terus dijaga oleh para guru menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan. Guru yang aktif belajar akan lebih mudah beradaptasi dengan perubahan zaman serta mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna kepada peserta didik.
“Keberadaan komunitas belajar seperti ini sangat positif. Semangat untuk terus berkembang dan berbagi pengetahuan antar guru menjadi modal besar dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah,” katanya.
Aries menambahkan bahwa dunia pendidikan saat ini menghadapi berbagai tantangan yang terus berkembang, mulai dari transformasi digital, perubahan karakter peserta didik, hingga kebutuhan keterampilan abad ke-21. Oleh karena itu, guru dituntut untuk terus berinovasi dan memperbarui kompetensinya agar mampu menjawab tantangan tersebut.
Menurutnya, sekolah yang memiliki budaya belajar kuat di kalangan pendidik akan lebih siap dalam mencetak generasi yang unggul, kreatif, adaptif, dan memiliki daya saing tinggi. Budaya belajar tidak hanya harus ditanamkan kepada siswa, tetapi juga menjadi bagian dari keseharian para guru.
Kunjungan ke ruang guru SMAN 1 Gresik tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur terhadap peran strategis para pendidik dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Aries berharap semangat kolaborasi, inovasi, dan pembelajaran berkelanjutan terus tumbuh di lingkungan sekolah.
Dengan dukungan guru-guru yang terus bertumbuh dan berinovasi, SMAN 1 Gresik diharapkan mampu menjadi salah satu sekolah yang konsisten melahirkan generasi muda berkualitas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Red)
















