SURABAYA |Nusantara Jaya News – Mengangkat isu kontroversial yang kerap membungkam para penyintas, Credo Films menghadirkan “After the Amen”, sebuah film pendek psikologis yang lahir dari keresahan akan realita figur otoritas. (1/6)
Berangkat dari fenomena di mana tokoh penting dan panutan masyarakat justru menyalahgunakan kekuasaan terhadap korbannya, film karya mahasiswa Universitas Ciputra ini menyoroti satu kebenaran pahit: masih banyak korban yang belum mendapatkan keadilan dan masih banyak oknum yang hidupnya baik-baik saja.
Disutradarai oleh Putu Rheina Vijayanti dan diproduseri oleh Gwyneth Stephanie Sukamto, “After the Amen” mengupas manipulasi di balik wibawa Daniel (Mahmud) terhadap Mariela (Miracle), seorang remaja lugu yang disalahgunakan. Melalui visual yang emosional, penonton diajak melihat bagaimana ruang aman bisa berubah menjadi mimpi buruk saat “topeng kesucian” itu terbongkar.
Sebagai bentuk nyata untuk menyuarakan isu ini, “After the Amen” akan mengadakan penayangan (screening) pada ajang CFF yang diselenggarakan oleh Universitas Ciputra Surabaya. Karya ini diharapkan mampu memantik kesadaran dan diskusi sehat mengenai empati, integritas, serta pentingnya ruang aman bagi para korban.
Untuk informasi mengenai jadwal penayangan, rilis trailer, dan kolaborasi lebih lanjut, kunjungi Instagram @credofilms_.
Ditulis oleh Gwyneth
Mahasiswi Universitas Ciputra jurusan FIKOM













