banner 1000x130

Wamenpar : Wellness dan Beauty Pilar Baru Ekonomi Pariwisata Berkualitas Menuju Destinasi Kelas Dunia

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 36;
banner 2500x130 banner 1000x130

Badung – Nusantarajayanews.id | Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa secara resmi membuka Bali Wellness and Beauty (BWB) Expo 2026, Jumat 5/6/2026 di The Meru Sanur Bali. Pembukaan menandai komitmen pemerintah menjadikan wellness dan beauty sebagai pilar strategis pariwisata minat khusus untuk mendorong pariwisata Indonesia yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Ni Luh Puspa menegaskan ekspo ini bukan sekadar ruang temu industri melainkan sebagai ruang merefleksikan gerakan global yang menempatkan kesehatan, wellness, dan kualitas hidup sebagai bagian penting masa depan ekonomi pariwisata. Melalui momentum ini, Indonesia terus memperkuat posisi sebagai destinasi pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

banner 1000x130

Ni Luh Puspa mengatakan, Kemenpar telah menetapkan wellness tourism sebagai fokus pengembangan pariwisata minat khusus sejak 2025. Kebijakan ini bagian dari strategi diversifikasi produk wisata untuk menarik wisatawan berkualitas, meningkatkan lama tinggal, dan memberi dampak ekonomi lebih besar bagi masyarakat lokal.

Di tengah tensi geopolitik global, Ni Luh Puspa menagatakan, Jan-Apr 2026 Indonesia telah menerima 4,68 juta wisatawan mancanegara, tumbuh 8% lebih dibanding periode sama 2025.

“Ini bukan hasil Kemenpar saja, tapi kolaborasi lintas sektor yang luar biasa. Salah satu segmen yang tumbuh paling cepat adalah wellness,” jelasnya.

Menurut Wamenpar, Perubahan perilaku wisatawan pasca Covid-19 menjadi pendorong utama.

“Dulu liburan untuk hiburan. Sekarang wisatawan datang mencari makna: hubungan dengan alam, manusia, dan diri sendiri. Ini tren yang berkembang luar biasa sejak pandemi,” kata Ni Luh Puspa.

Mengutip Global Wellness Institute, Wamenpar menyebutkan, nilai ekonomi wellness global mencapai USD 6,8 triliun pada tahun 2024, naik 7,9% YoY dua kali lipat sejak 2013. Proyeksi ditahun 2029 tembus USD 9,8 triliun dengan CAGR 7,6%/tahun. Pasar wellness tourism global diproyeksi mengalami peningkatan 10% per tahun hingga 2029.

“Ini peluang yang harus kita tangkap bersama dengan kekayaan alam dan budaya Indonesia. Sanur diproyeksikan menjadi pusat beauty and wellness tourism Indonesia dan simbol transformasi menuju destinasi wisata kelas dunia. BWB Expo 2026 bukti nyata Indonesia semakin serius membangun ekosistem wellness terintegrasi,” tambah Ni Luh Puspa.

Antusiasme industri meningkat signifikan. Tahun ini BWB Expo hadirkan 95 booth, naik 35% dari 80 booth tahun lalu. Lebih dari 140 perusahaan yang ikut berpartisipasi, termasuk peserta dari Jepang dan Singapura.

dr. Diah Permana Tirtawati, Ketua Panitia sekaligus Co-Founder BWB Bali, menyampaikan tema tahun ini, There in Bali where Balinese Inspire the World” Tema ini lahir dari keyakinan Bali dan Indonesia punya sesuatu berharga untuk dunia. Bukan hanya alam dan budaya, tapi filosofi hidup yang mengajarkan keseimbangan manusia, alam, spiritualitas.

dr. Diah juga menyoroti potensi ekonomi kesehatan. Dengan kekayaan alam, kearifan budaya, tradisi kesehatan, dan jutaan UMKM kreatif, Indonesia punya fondasi kuat bangun sektor ekonomi berdaya saing global, berkelanjutan, dan tingkatkan kesejahteraan manusia.

Sebagai tindak lanjut kolaborasi, Indonesia Wellness and Beauty Entrepreneur Association (IWBEA) resmi terbentuk.bIWBEA menjadi wadah nasional pelaku usaha, profesional, akademisi, dan pemangku kepentingan wellness & kecantikan dengan visi menjadikan Indonesia pusat usaha wellness dan kecantikan.

Puncak acara ditandai penandatanganan kesepakatan pembentukan IWBEA oleh Co-Founder BWB, KemenUMKM, dan pemangku kebijakan, disaksikan Wamenpar Ni Luh Puspa. Penandatanganan sebagai simbol komitmen bersama mendukung IWBEA sebagai penggerak ekosistem.

Bali Wellness and Beauty Expo adalah business event tahunan yang mempertemukan ide, inovasi, investasi, dan peluang bisnis wellness and beauty. Tahun kedua ini BWB memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi daerah melalui peningkatan kunjungan wisman, okupansi hotel, transaksi bisnis, investasi, hingga pemberdayaan UMKM lokal. (tik)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130