banner 1000x130
Berita  

Pelantikan DPC GMNI Pematangsiantar 2026–2028, Momentum Menguatkan Marhaenisme dan Pengabdian kepada Rakyat

banner 2500x130 banner 1000x130

Pematangsiantar, 2 Juli 2026 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Pematangsiantar secara resmi melaksanakan pelantikan kepengurusan periode 2026–2028 di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Kamis (2/7/2026). Mengusung tema “Meneguhkan Ideologi, Mengonsolidasikan Langkah, Membangun Gerakan Kerakyatan Demi GMNI yang Berdaya Juang dan Revolusioner”, pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat arah perjuangan organisasi serta memperteguh komitmen kader untuk terus hadir di tengah rakyat.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GMNI, Bung Sujahri Somar, didampingi Pengurus DPP GMNI Bung Surya Nasution, Bung Joko Purwanto, dan Bung Ronald Panjaitan.

banner 1000x130 banner 1000x130

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pemerintah Kota Pematangsiantar yang diwakili oleh Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bapak Fidelis Sembiring, Kapolres Pematangsiantar yang diwakili oleh Wakapolres Pematangsiantar Bapak Budi, Persatuan Alumni (PA) GMNI Pematangsiantar-Simalungun, Ketua KNPI Kota Pematangsiantar, organisasi Cipayung Plus Kota Pematangsiantar, seluruh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Pematangsiantar, Ketua DPD GMNI Sumatera Utara Bung Diga Pinem, DPC GMNI Medan, DPC GMNI Sibolga-Tapanuli Tengah, kader dan anggota DPC GMNI Pematangsiantar, serta berbagai elemen masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Bung Juan Simanjuntak, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat persaudaraan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum konsolidasi bagi seluruh kader GMNI untuk memperkuat tekad dan komitmen dalam menjalankan cita-cita perjuangan organisasi.

“Pelantikan ini merupakan titik awal bagi kepengurusan baru untuk meneguhkan kembali nilai-nilai marhaenisme, memperkuat solidaritas kader, dan menghadirkan gerakan mahasiswa yang responsif terhadap persoalan rakyat. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian,” ujar Bung Juan Simanjuntak.

Sementara itu, dalam Pidato Politiknya, Ketua DPC GMNI Pematangsiantar Periode 2026–2028, Bung Kennedy Nicho Gurning, menegaskan bahwa GMNI Pematangsiantar harus mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan identitas ideologisnya sebagai organisasi kader, organisasi perjuangan, dan organisasi rakyat.

Menurutnya, peneguhan ideologi marhaenisme menjadi fondasi utama dalam membangun gerakan yang progresif dan revolusioner. Ia menekankan pentingnya konsolidasi organisasi hingga ke tingkat basis kader, memperkuat budaya intelektual, serta membangun gerakan yang berpihak kepada kaum marhaen.

“GMNI Pematangsiantar harus menjadi rumah perjuangan bagi setiap kader untuk bertumbuh secara ideologis, intelektual, dan organisatoris. Kita tidak boleh menjadi organisasi yang hanya hadir dalam ruang-ruang seremonial, tetapi harus mampu menjadi pelopor perubahan sosial yang berdiri bersama rakyat dan memperjuangkan kepentingan mereka,” tegas Bung Nicho Gurning.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader untuk menjadikan momentum pelantikan sebagai awal dari kerja-kerja organisasi yang lebih terarah, terukur, dan berdampak bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP GMNI, Bung Sujahri Somar, dalam sambutan dan arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPC GMNI Pematangsiantar yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah kepemimpinan di GMNI merupakan tanggung jawab ideologis dan historis yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi.

Menurut Bung Sujahri, tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks, sehingga GMNI dituntut untuk terus memperkuat kaderisasi, memperdalam pemahaman ideologi marhaenisme, serta membangun gerakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“GMNI harus tetap menjadi organisasi kader yang berwatak pejuang-pemikir dan pemikir-pejuang. Kader GMNI harus memiliki keberanian berpikir kritis, kemampuan membaca realitas sosial, dan keberpihakan yang jelas terhadap rakyat kecil. Jangan pernah meninggalkan rakyat, karena di situlah ruh perjuangan GMNI,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh kader menjaga soliditas organisasi, mengedepankan semangat persaudaraan, dan menjadikan perbedaan pandangan sebagai kekuatan untuk memperkaya gerakan.

Pelantikan DPC GMNI Pematangsiantar Periode 2026–2028 ini diharapkan menjadi awal dari lahirnya gerakan mahasiswa yang semakin progresif, ideologis, dan revolusioner dalam mengawal berbagai persoalan kebangsaan serta memperjuangkan kepentingan rakyat, sejalan dengan semangat perjuangan Bung Karno dan cita-cita marhaenisme.(Spt)

banner 1000x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130