banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130

Gubernur Khofifah Tinjau Banjir Lamongan, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

Lamongan, |Nusantara Jaya News – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau wilayah terdampak banjir di Desa Laladan, Kecamatan Deket, Kabupaten
Lamongan, Sabtu (10/1/2026). Dalam kunjungannya, orang nomor satu di Jatim itu turut menyerahkan bantuan bagi warga yang terdampak.

 

banner 300x250

Didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, Dra. Restu Novi Widiani, M.M., Gubernur Khofifah memastikan distribusi bantuan serta penanganan banjir berjalan cepat dan terkoordinasi. Sekaligus memastikan bahwa warga yang terdampak mendapatkan bantuan dan pendampingan yang memadai. “Saya datang langsung ke Desa Laladan untuk memastikan kondisi masyarakat yang terdampak bisa tertangani sebaik mungkin,” jelasnya.

 

Dalam siaran pers yang dikutip dari Dinsos Jatim, disebutkan bahwa selain menyalurkan bantuan sembako dan perlengkapan kebencanaan, Gubernur Khofifah juga mengirimkan kebutuhan non pangan untuk mendukung petugas dan warga, termasuk selimut, sandang, perlengkapan makanan, serta sepatu boots untuk operasional di lapangan.

 

Pada kesempatan itu, Gubernur Khofifah mengungkapkan kondisi cuaca di wilayah Jatim masih berpotensi ekstrem. Berdasarkan informasi dari BMKG Juanda, intensitas hujan diperkirakan meningkat signifikan pada awal 2026. Ia menjelaskan bahwa Januari merupakan periode dengan potensi curah hujan tertinggi.

 

Menurutnya, data BMKG Juanda menunjukkan bahwa intensitas hujan pada Desember 2025 berada sekitar 20 persen, sementara pada Januari 2026 diperkirakan meningkat hingga 58 persen sebelum kemudian menurun kembali di Februari.

 

Sejalan dengan prediksi cuaca tersebut, Pemprov Jatim telah melakukan langkah mitigasi sejak Desember 2025 melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu menekan risiko bencana hidrometeorologi.

 

“Operasi Modifikasi Cuaca ini merupakan bagian dari ikhtiar mitigasi untuk mengendalikan curah hujan dan meminimalkan risiko bencana. Upaya ini kami lakukan sebagai bentuk ikhtiar lahir, yang terus diiringi doa dan kerja lapangan,” terang Gubernur Khofifah.

 

Sebagai informasi, tercatat di Kecamatan Deket banjir menggenangi sejumlah empat desa, yakni Weduni, Tukerto, Sidomulyo, dan Laladan, dengan total 538 rumah warga yang terdampak. Meski demikian, kondisi hingga kini dilaporkan stabil dan tanpa korban jiwa maupun pengungsian. (Kominfo)

banner 1000x130
banner 1000x130 banner 2500x130