DENPASAR |Nusantara Jaya News – Kapolda Bali Daniel Adityajaya menegaskan bahwa kebersamaan di bulan suci Ramadan menjadi ruang yang sangat bermakna untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat persaudaraan antarumat dan elemen masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Bali dalam kegiatan buka puasa bersama para kiai, ulama, pimpinan organisasi keagamaan, pimpinan pondok pesantren, serta perwakilan serikat pekerja. Kegiatan ini berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat nilai kebersamaan.
Menurut Kapolda, momentum Ramadan tidak hanya menjadi sarana ibadah secara spiritual, tetapi juga menjadi wadah dialog yang konstruktif untuk saling menguatkan komitmen menjaga persatuan dan kedamaian di Pulau Bali.
“Buka puasa bersama ini menjadi momentum yang penuh makna. Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, kami berdialog, saling menguatkan, serta meneguhkan komitmen untuk menjaga Bali tetap damai, harmonis, dan kondusif,” ungkapnya.
Kapolda Bali menekankan pentingnya sinergi antara aparat kepolisian dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya selama bulan Ramadan. Ia meyakini bahwa komunikasi yang baik dan hubungan yang erat akan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan sejuk.
Melalui kegiatan ini, Polda Bali terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang menjunjung tinggi nilai toleransi, kebersamaan, dan persaudaraan lintas elemen.
Di akhir penyampaiannya, Kapolda Bali menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim. Ia berharap Ramadan menjadi bulan yang membawa keberkahan, kedamaian, dan kebaikan bagi seluruh masyarakat Bali.
“Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga Ramadan membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya. (Red)
















