banner 1000x130

Ketua DPRD Langkat Siap Jadi Orang Tua Organisasi Buruh Fordisbuni

banner 2500x130

Langkat |Nusantara Jaya News — Ketua DPRD Langkat, Sribana Perangin Angin, SE, menerima kunjungan organisasi gerakan buruh Forum Diskusi Perkebunan Indonesia (Fordisbuni) di ruang kerjanya dalam agenda silaturahmi sekaligus pemaparan program kerja buruh, sebagai upaya membangun komunikasi, sinergi, dan kolaborasi dalam memperjuangkan hak serta kesejahteraan buruh perkebunan.

 

banner 1000x130

Sribana Perangin Angin menyampaikan rasa kagum dan apresiasi yang tinggi kepada para buruh dan karyawan PT Langkat Nusantara Kepong atas kemampuan mereka dalam mendirikan Fordisbuni sebagai basis gerakan buruh eksternal.

 

Ia meyakini bahwa organisasi ini memiliki peluang besar untuk berkembang dan menjadi organisasi yang kuat serta berpengaruh di masa depan, selama tetap konsisten dalam memperjuangkan hak, kesejahteraan, dan keadilan bagi kaum buruh.

 

Pihaknya menyatakan sikap tegas siap menjadi orang tua bagi Fordisbuni sebagai garda terdepan gerakan buruh. Hal ini menjadi angin segar bagi kaum petani dan buruh perkebunan yang selama ini menghadapi berbagai persoalan ketenagakerjaan sektor perkebunan, kepastian kerja dan perlindungan kerja yang diduga belum maksimal.

 

Dukungan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan komitmen moral dan politik untuk memastikan suara buruh tidak lagi dipinggirkan dan Fordisbuni menegaskan bahwa gerakan buruh di Langkat adalah gerakan yang sah, konstitusional, dan berlandaskan semangat keadilan sosial. Dengan dukungan pimpinan legislatif daerah, perjuangan buruh akan semakin kuat, terarah, dan bermartabat.

 

Dalam kesempatan tersebut, Fordisbuni Langkat menganugerahkan Piagam Penghargaan Tokoh Peduli Buruh kepada Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Sribana Perangin Angin atas peran dan kepeduliannya terhadap perjuangan organisasi buruh.

 

Selain itu, piagam penghargaan tersebut juga merupakan bentuk apresiasi setinggi-tingginya atas kebersediaan Ketua DPRD Langkat untuk menjadi orang tua angkat bagi Forum Diskusi Perkebunan Indonesia, sebagai simbol dukungan moral dan politik terhadap gerakan buruh perkebunan di Kabupaten Langkat.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Fordisbuni Kabupaten Langkat Heru Ramadhani S.Pdi berpandangan bahwa buruh perkebunan merupakan kelompok pekerja yang paling rentan terhadap tekanan dan intimidasi dalam menyuarakan hak-haknya.

 

Ia mengingatkan agar praktik-praktik semacam itu tidak boleh terjadi di Kabupaten Langkat.

“Buruh perkebunan sering berada pada posisi lemah. Jangan sampai ada intimidasi, pembungkaman, atau tekanan terhadap mereka yang ingin berdiskusi dan memperjuangkan haknya. Kabupaten Langkat harus menjadi contoh daerah yang menjunjung tinggi dialog dan keadilan bagi buruh,” tegasnya.

 

Ketua FORDISBUNI, Nabhani Tam, menyampaikan bahwa penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud pengakuan atas keberpihakan nyata terhadap buruh perkebunan yang selama ini rentan terhadap dugaan intimidasi,disparasi, dan ketidakadilan. Ia berharap Langkat dapat menjadi daerah yang menjamin kebebasan buruh untuk berbicara, berdiskusi, dan menyampaikan aspirasi secara terbuka dan bermartabat.

 

(AH)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130