MEDAN |Nusantara Jaya News — Aksi cepat dan humanis ditunjukkan Kasat Intelkam Polrestabes Medan Kompol Lengkap Suherman Siregar saat kegiatan pemberangkatan Mudik Bareng Pemko Medan Idulfitri 1447 H/2026 di Terminal Amplas, Medan. Senin, 16 Maret 2026.
Di tengah ribuan peserta yang memadati area keberangkatan dan suasana yang dipenuhi antusiasme masyarakat untuk pulang ke kampung halaman, seorang petugas yang tengah melayani pemudik tiba-tiba pingsan dan tergeletak, bahkan sempat tidak mendapatkan penanganan medis selama kurang lebih lima belas menit.
Situasi tersebut sempat menimbulkan kepanikan di sekitar lokasi. Namun, Kompol Lengkap Suherman Siregar dengan sigap langsung merespons. Tanpa menunggu lama, ia turun langsung memberikan pertolongan pertama, memastikan kondisi korban, serta berupaya menstabilkan keadaan di tengah keterbatasan fasilitas medis di lokasi.
Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena berisiko fatal. “Jika dibiarkan terlalu lama akan berakibat fatal, makanya kita langsung ambil tindakan,” ujarnya.
Tidak hanya memberikan penanganan awal, Kompol Lengkap bersama personel kepolisian lainnya juga segera mengambil langkah cepat dengan mengangkat korban ke dalam mobil pribadi untuk dibawa ke rumah sakit terdekat. Keputusan tersebut diambil karena tidak tersedianya ambulans di lokasi saat kejadian, sehingga penanganan lanjutan harus segera dilakukan demi keselamatan korban.
Aksi spontan dan penuh kepedulian ini menjadi cerminan nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan yang sigap dalam situasi darurat. Respons cepat yang ditunjukkan Kompol Lengkap Suherman Siregar pun mendapat perhatian dan apresiasi dari masyarakat yang berada di lokasi.
Di sisi lain, kegiatan Mudik Bareng Pemko Medan merupakan bagian dari tradisi tahunan yang selalu dinantikan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. Tahun 2026 ini, program memasuki tahun keempat dengan kuota sebanyak 4.000 pemudik yang diberangkatkan menuju 12 kabupaten/kota di Sumatera Utara.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan bahwa mudik bukan sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan saling memaafkan bersama keluarga. Ia menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat, sekaligus upaya membantu warga agar dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.
Selain itu, Wali Kota juga mengingatkan para sopir untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta tidak memaksakan diri apabila dalam kondisi lelah. Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, S.I.K., M.H., turut mengimbau para pemudik agar tetap tertib, menjaga barang bawaan, serta mematuhi arahan petugas demi kelancaran dan keamanan perjalanan menuju kampung halaman.
Dengan pengawalan dari personel Sat Lantas Polrestabes Medan hingga pintu Tol Amplas, seluruh rangkaian kegiatan pemberangkatan berlangsung aman dan tertib. Namun di balik kelancaran tersebut, aksi kemanusiaan yang ditunjukkan Kompol Lengkap Suherman Siregar menjadi momen yang paling menonjol, memperlihatkan sisi humanis Polri yang selalu hadir dan siap membantu masyarakat dalam kondisi apa pun.
(AH)
















