LABUHANBATU UTARA |Nusantara Jaya News – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Kanit Reskrim Polsek NA IX-X, IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung, S.H., M.H., M.M., melalui kegiatan santunan kepada anak yatim yang berlangsung penuh kehangatan di wilayah Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Kegiatan sosial tersebut berlangsung dalam suasana sederhana namun sarat makna. Sejumlah anak yatim tampak hadir bersama masyarakat setempat untuk mengikuti kegiatan yang digelar sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada mereka yang membutuhkan.
Dalam kesempatan tersebut, IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung secara langsung menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim yang telah berkumpul. Dengan sikap ramah dan penuh kehangatan, ia menyapa satu per satu anak-anak yang berbaris dengan tertib untuk menerima bantuan.
Momen tersebut tidak hanya menjadi kegiatan berbagi semata, tetapi juga mencerminkan kedekatan antara aparat kepolisian dengan masyarakat. Kehadiran Kanit Reskrim Polsek NA IX-X di tengah-tengah masyarakat menunjukkan bahwa sosok polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
Dalam keterangannya, IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung menyampaikan bahwa kegiatan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang menerimanya.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat serta kebahagiaan bagi adik-adik semua. Kita berharap mereka tetap semangat dalam menjalani kehidupan dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Kegiatan ini pun mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Mereka mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh IPTU Dr. Iskandar Muda Sipayung dan berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
Menurut warga, aksi sosial tersebut menjadi contoh nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan masih terus terjaga di tengah masyarakat.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh masyarakat setempat. Doa tersebut dipanjatkan sebagai harapan agar kegiatan yang dilakukan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat serta memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak yatim penerima santunan.
(IHB)
















