Karangasem |Nusantara Jaya News — Pengamanan pelaksanaan Upacara Karya Agung di kawasan suci Pura Besakih, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, dilaksanakan secara maksimal oleh jajaran Polres Karangasem bersama Polsek Rendang pada Senin, 6 April 2026 mulai pukul 09.00 WITA.
Pengamanan kegiatan keagamaan besar umat Hindu tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Rendang Kompol I Made Berata, SH., MH., dengan Padal Iptu I Gede Suwardana serta Ka Posko AKBP I Wayan Suberata. Selain unsur kepolisian, pengamanan juga melibatkan Dinas Perhubungan Karangasem, pecalang, Badan Pengelola Pura Besakih, serta unsur TNI.
Kapolsek Rendang Kompol I Made Berata menjelaskan bahwa untuk mendukung kelancaran dan keamanan jalannya Upacara Karya Agung, pihaknya telah menyiapkan sebanyak 24 posko pengamanan yang tersebar di sejumlah titik strategis di kawasan Pura Agung Besakih dan jalur menuju lokasi pura.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pemedek atau umat Hindu yang akan melaksanakan persembahyangan agar tetap mengikuti arahan dan imbauan dari petugas pengamanan, terutama terkait pengaturan parkir kendaraan agar tidak sembarangan sehingga tidak menimbulkan kemacetan maupun mengganggu jalannya persembahyangan.
Dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, setiap harinya Polres Karangasem dan Polsek Rendang menerjunkan sebanyak 95 personel yang dibagi ke dalam pos-pos pengamanan serta melaksanakan patroli di sekitar kawasan pura dan jalur lalu lintas. Patroli dan pengawasan dilakukan langsung oleh Kapolsek Rendang bersama jajaran untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Rendang juga memerintahkan kepada seluruh anggota yang bertugas agar selalu siaga penuh, mengingat Pura Besakih merupakan Pura Kahyangan Jagat yang menjadi pusat persembahyangan umat Hindu tidak hanya dari Karangasem, tetapi dari seluruh Bali bahkan luar daerah.
Dengan pengamanan yang maksimal dan sinergi antara Polri, TNI, pecalang, Dishub, serta pengelola pura, diharapkan seluruh rangkaian Upacara Karya Agung dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sehingga umat Hindu dapat melaksanakan persembahyangan dengan khusyuk dan nyaman. (Sukadana)

















