Jakarta |Nusantara Jaya News — Dudung Abdurachman resmi menjabat sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) menggantikan M. Qodari pada Senin (27/4). Pergantian ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintahan Prabowo Subianto dalam memperkuat koordinasi dan komunikasi program-program prioritas nasional.
Pada hari yang sama, Qodari dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), menandai reposisi penting dalam struktur komunikasi pemerintah pusat.
Usai pelantikan, Dudung menegaskan komitmennya untuk menjadikan KSP sebagai lembaga yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia bahkan menjanjikan layanan pengaduan yang terbuka selama 24 jam penuh.
“Sebagai KSP, tentunya saya sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Sehingga apa yang menjadi keluhan akan kami buka 24 jam laporan-laporan dari masyarakat,” ujar Dudung kepada awak media di Istana Kepresidenan.
Menurut Dudung, tugas utama KSP di bawah kepemimpinannya adalah memastikan seluruh program strategis nasional dan program unggulan Presiden dapat berjalan optimal, cepat, dan tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya percepatan realisasi program agar manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat luas.
Tak hanya itu, Dudung juga menyoroti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program pemerintah, termasuk memperkuat koordinasi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah.
“Jangan sampai program prioritas presiden terhambat persoalan birokrasi. Jika ada hambatan, akan kita pangkas agar lebih efisien dan tepat guna,” tegasnya.
Penunjukan Dudung juga menandai kembalinya figur berlatar belakang militer dalam posisi strategis di KSP. Sebelumnya, jabatan tersebut juga pernah diisi oleh A.M. Putranto sebelum digantikan oleh Qodari.
Sebelum dipercaya memimpin KSP, Dudung diketahui menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional. Ia mengungkapkan bahwa untuk sementara waktu, posisi tersebut masih dirangkapnya.
“Masih merangkap, tapi nanti pasti akan ada pergantian,” kata Dudung menanggapi pertanyaan wartawan.
Dengan pengalaman panjang di dunia militer dan pemerintahan, Dudung diharapkan mampu memperkuat peran KSP sebagai penghubung efektif antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memastikan kebijakan strategis Presiden berjalan tanpa hambatan berarti. (Red)














