banner 1000x130
Berita  

Harkitnas 2026: KNPI Medan Kritik Pemko Medan, Sebut Pemuda Kehilangan Ruang dan Arah Pembangunan

banner 2500x130 banner 1000x130

MEDAN |Nusantara Jaya News — Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 dimanfaatkan Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Medan untuk menyuarakan keresahan generasi muda terhadap arah pembangunan di Kota Medan.

Ketua DPD KNPI Kota Medan, Matius Situmorang, menilai Pemerintah Kota (Pemko) Medan belum mampu menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada pemuda, baik dalam aspek pembangunan sumber daya manusia, ruang partisipasi, hingga pengembangan ekonomi kreatif dan kewirausahaan.

banner 1000x130

Menurutnya, semangat kebangkitan nasional yang diwariskan para pendiri bangsa seharusnya menjadi refleksi penting bagi pemerintah daerah untuk lebih serius melibatkan pemuda dalam pembangunan kota.

“Pemuda Medan hari ini membutuhkan arah dan kesempatan nyata, bukan sekadar janji maupun kegiatan seremonial. Banyak potensi anak muda yang belum dirangkul secara maksimal,” ujar Matius Situmorang dalam siaran persnya, Selasa (20/5/2026).

Ia menyebutkan, selama ini ruang komunikasi antara pemerintah dengan komunitas pemuda, organisasi kepemudaan, hingga pelaku usaha muda dinilai belum berjalan efektif. Akibatnya, energi dan kreativitas generasi muda belum tersalurkan secara optimal untuk mendukung kemajuan Kota Medan.

Selain menyoroti minimnya perhatian terhadap pemuda, KNPI Kota Medan juga mengkritik arah pembangunan kota yang dinilai belum terintegrasi di berbagai sektor. Mulai dari persoalan tata ruang, kemacetan, keterbatasan ruang publik produktif, tingginya angka kriminalitas, hingga lemahnya dukungan terhadap inovasi generasi muda disebut menjadi tantangan serius yang belum tertangani secara maksimal.

“Kota besar bukan hanya dinilai dari banyaknya pembangunan fisik, tetapi bagaimana kota tersebut mampu menjadikan pemudanya sebagai subjek utama pembangunan,” tegasnya.

DPD KNPI Kota Medan juga mendorong Pemko Medan agar menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan kepemudaan dan pembangunan kota.

Mereka meminta adanya dialog terbuka antara pemerintah dan kalangan muda untuk menyusun peta jalan pembangunan yang lebih inklusif, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan generasi saat ini.

“Bangkitnya Kota Medan sangat bergantung pada seberapa serius pemerintah menempatkan pemuda di pusat kebijakan. Jika tidak, maka peringatan Hari Kebangkitan Nasional hanya akan menjadi seremoni tahunan tanpa makna,” tutup Matius.(Spt)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130