Batang |Nusantara Jaya News — Dalam komitmen nyata memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menggelar kegiatan Penyuluhan dan Edukasi tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba pada Jumat (26/6). Kegiatan strategis ini dilaksanakan dengan menggandeng Yayasan Gerakan Rakyat Anti Madat (GERAM) Jawa Tengah.
Bertempat di Aula Lapas Kelas IIB Batang, acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nurhamdan, didampingi jajaran struktural di antaranya Kasi Binadik dan Giatja, Mu’ammar Fihri; Ka. KPLP, Sigit Riyanto; serta Kasubsi Registrasi, Kasubsi Keamanan, dan Kasubsi Perawatan Narapidana/Anak Didik beserta staf Lapas Batang. Sementara itu, dari pihak Yayasan GERAM Jawa Tengah hadir sebanyak 7 orang perwakilan yang dipimpin langsung oleh sang ketua DPD.
Antusiasme tinggi ditunjukkan oleh para warga binaan, di mana sebanyak 227 orang tahanan dan narapidana yang terikat kasus Narkotika, Psikotropika, dan pelanggaran Undang-Undang Kesehatan mengikuti jalannya penyuluhan dengan tertib. Rangkaian acara dibuka secara resmi oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Kalapas Batang.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Nurhamdan, menegaskan kepada seluruh warga binaan untuk senantiasa menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika, khususnya di dalam lingkungan Lapas. Beliau juga mengimbau agar mereka selalu mematuhi tata tertib yang berlaku demi kelancaran proses pembinaan. “Kami sangat berharap, setelah menyelesaikan masa pidana dan keluar dari Lapas nanti, saudara-saudara sekalian tidak lagi menyentuh, mencoba, apalagi menyalahgunakan narkotika. Jadikan momentum ini sebagai titik balik untuk menata masa depan yang lebih bersih dan sehat,” ujar Nurhamdan tegas.
Acara inti kemudian diisi dengan pemaparan materi Penyuluhan dan Edukasi yang disampaikan oleh Havid Muhammad Ridho, S.H., selaku Ketua DPD Gerakan Rakyat Anti Madat (GERAM) Jawa Tengah. Dalam orasinya, Havid memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Batang yang dinilai telah sukses melakukan program rehabilitasi terhadap warga binaan kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras dan keberhasilan jajaran Lapas Batang dalam membina serta merehabilitasi rekan-rekan warga binaan di sini. Kami juga mendorong rekan-rekan semua untuk tetap semangat dan termotivasi dalam mengikuti seluruh program pembinaan yang diberikan di dalam Lapas. Besar harapan kami agar setelah ini kalian memiliki benteng yang kuat dan berkomitmen penuh untuk tidak lagi mengulangi atau terjebak dalam lingkaran penyalahgunaan narkotika di masa mendatang,” ungkap Havid dalam pemaparannya.
Kegiatan penyuluhan dan edukasi komprehensif ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Sinergi yang kuat antara Lapas Kelas IIB Batang dan Yayasan GERAM Jateng ini diharapkan dapat terus berkesinambungan sebagai langkah preventif sekaligus kuratif dalam mewujudkan Lapas Batang yang Bersinar (Bersih dari Narkoba).
(Thom)
















