Denpasar |Nusantara Jaya News – Pra Koperasi Gema Indonesia Sejahtera resmi mulai menjalankan aktivitas organisasi dan usahanya dengan fokus pada penguatan sektor ketahanan pangan, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Bali.
Kegiatan pembentukan pra koperasi tersebut berlangsung pada Kamis, 9 Juli 2026, sekitar pukul 10.40 WITA, di Jalan Tukad Gangga IV Nomor 5, Renon, Denpasar. Koperasi ini didirikan sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat yang melibatkan perwakilan dari seluruh kabupaten di Bali.
Ketua Pra Koperasi Gema Indonesia Sejahtera, I Gede Arya Budiman, SE., MM., menjelaskan bahwa saat ini organisasi masih berstatus pra koperasi sambil menunggu proses perizinan resmi diterbitkan. Meski demikian, sejumlah kegiatan usaha telah mulai dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Untuk saat ini kami masih dalam tahap pra koperasi sambil menunggu izin resmi yang diperkirakan selesai pada Juli 2026. Namun, kami sudah mulai menjalankan kegiatan usaha, khususnya di bidang jasa penjualan pupuk organik Pornas, serta pemasaran produk Bakso Semar dan susu Joe Milk,” ujar Arya Budiman.
Ia menambahkan, koperasi tersebut memiliki visi menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui penguatan sektor pertanian, pemberdayaan pelaku UMKM, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia di Bali.
Dalam bidang ketahanan pangan, Pra Koperasi Gema Indonesia Sejahtera menjalin kerja sama dengan berbagai kelompok tani dan organisasi subak di sejumlah wilayah Bali. Kerja sama tersebut difokuskan pada distribusi pupuk organik Pornas guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendorong penggunaan pupuk yang lebih ramah lingkungan.
Selain sektor pertanian, koperasi juga mengembangkan jaringan pemasaran produk UMKM, di antaranya Bakso Semar dan susu Joe Milk, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal agar memiliki akses pasar yang lebih luas.
Arya Budiman menyebutkan, koperasi ini didirikan oleh 37 orang pendiri yang berasal dari seluruh kabupaten di Provinsi Bali. Keterlibatan para pendiri dari berbagai daerah diharapkan mampu memperkuat jaringan organisasi sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ke depan, setelah memperoleh legalitas resmi, Koperasi Gema Indonesia Sejahtera berencana memperluas program kerja di bidang pengembangan SDM melalui berbagai pelatihan, pendampingan usaha, serta peningkatan kapasitas anggota agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.
Dengan mengusung semangat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat, koperasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi berbasis komunitas sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pertumbuhan UMKM di Bali. (Sukadana)
















