GRESIK |nusantarajayanews.id – Polsek Manyar bersama Koramil 0817/06 Manyar, Trantib Kecamatan Manyar juga pengamanan Internal perguruan silat melakukan patroli gabungan demi menjaga kondusifitas Kamtibmas menjelang Natal 2022 dan pergantian tahun baru 2023.
Pendekar dari perguruan silat PSHT, PSHW, IKS PI Kera Sakti dan Pagar Nusa ini kompak mendukung upaya Tiga Pilar Manyar mengamankan wilayah dari potensi gesekan antar kelompok pemuda.
Menyasar tempat latihan silat dan tongkrongan kawula muda di perumahan GKB juga taman swan lake perumahan PPS, mengimbau untuk menjaga kerukunan antar kelompok pemuda.
Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan sengaja merangkul perguruan silat untuk melakukan patroli gabungan.
“Malam ini kami bersama Tiga Pilar dan perguruan silat melakukan patroli gabungan dalam rangka cipta kondisi di wilayah Kecamatan Manyar agar tetap kondusif menjelang Natal 2022 dan pergantian tahun baru 2023.” terang Windu, Sabtu (17/12/2022).
Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu mengatakan malam ini ada kegiatan Nobar sepak bola piala dunia oleh masyarakat di Warkop yang ada di wilayah Kecamatan Manyar.
Pihaknya memberikan imbauan kepada pecandu bola agar tetap tertib setelah bubaran Nobar, tidak memicu gesekan antar pendukung kesebelasan masing-masing.
“Melalui kegiatan patroli gabungan dengan pengamanan internal perguruan silat ini memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa perguruan silat yang ada di Kecamatan Manyar ini cukup kompak dan kondusif.” imbuhnya.
Windu berharap melalui kegiatan patroli gabungan Tiga Pilar Manyar bersama Pam Internal perguruan silat ini mampu menghilangkan sisi negatif dari perguruan silat dan membuktikan bahwa perguruan silat yang ada di Kecamatan Manyar sangat kompak.
“Tidak ada kegiatan lain dari perguruan silat selain kekompakan dan satu jiwa berani guyub rukun antar perguruan silat.” tandasnya.
Selain itu, Windu juga mengimbau masyarakat khususnya kawula muda tidak menggunakan knalpot bising yang berpotensi menimbulkan gesekan.
“Karena suara knalpot motor yang memekakkan telinga ini bisa memicu emosi saat digeber di jalan pemukiman dan jalan raya.” pungkasnya. (red)















