Surabaya |Nusantara Jaya News — Suasana apel pagi di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur pada Senin (20/4) menjadi lebih dari sekadar rutinitas harian. Kegiatan ini dimanfaatkan sebagai ruang refleksi sekaligus momentum penguatan komitmen bersama bagi seluruh insan pendidikan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan di setiap lini kerja. Ia menyampaikan bahwa sinergi dan kekompakan menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan sektor pendidikan di Jawa Timur.
Menurutnya, integritas harus menjadi nilai utama yang tidak bisa ditawar dalam setiap pelaksanaan tugas. Seluruh pegawai dan tenaga pendidik diharapkan mampu menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, serta profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, Aries juga mengingatkan pentingnya disiplin dalam menjalankan proses administrasi. Ia menegaskan agar tidak ada penundaan dalam setiap pekerjaan, mengingat pelayanan pendidikan yang optimal sangat bergantung pada ketepatan dan ketertiban dalam pengelolaan administrasi.
“Setiap proses harus dijalankan dengan disiplin dan tepat waktu. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Arahan tersebut mencerminkan kepedulian nyata terhadap keberlangsungan kualitas pendidikan di Jawa Timur. Apel pagi yang rutin digelar ini pun menjadi sarana efektif dalam menyatukan visi serta memperkuat budaya kerja yang positif di lingkungan Dinas Pendidikan.
Lebih jauh, komitmen terhadap kerja yang jujur, tertib, dan kolaboratif diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang sehat dan produktif. Dengan demikian, seluruh tenaga pendidik dan pemangku kepentingan dapat terus menghadirkan lingkungan belajar yang kondusif bagi para siswa.
Semangat kebersamaan dan integritas ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda yang unggul dan berdaya saing.
Dinas Pendidikan Jawa Timur optimistis, dengan komitmen yang terus diperkuat melalui kegiatan sederhana seperti apel pagi, kualitas layanan pendidikan akan semakin meningkat. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi masa depan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan siap menghadapi berbagai tantangan global. (Red)















