Medan |Nusantara Jaya News – Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Syuhada Komplek Pemda 1/PT Bank Sumut akan menggelar serangkaian kegiatan keagamaan dan sosial yang melibatkan jamaah serta masyarakat sekitar.(8/6)
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
Peringatan Tahun Baru Islam yang diselenggarakan BKM Syuhada tersebut dirancang tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai wadah pembinaan spiritual dan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat. Berbagai agenda telah dipersiapkan panitia guna menghadirkan suasana yang penuh makna, kebersamaan, dan keberkahan.
Salah satu kegiatan utama yang akan dilaksanakan adalah prosesi tepung tawar dan pemberian upah-upah kepada jamaah Masjid Syuhada yang baru kembali dari Tanah Suci setelah menunaikan ibadah haji. Tradisi ini merupakan bentuk penghormatan dan rasa syukur atas keselamatan para jamaah selama menjalankan rukun Islam kelima serta sebagai doa agar mereka menjadi haji yang mabrur dan mampu memberikan teladan bagi lingkungan sekitarnya.
Selain itu, aspek kepedulian sosial juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan peringatan Tahun Baru Islam kali ini. Panitia telah menyiapkan program santunan kepada 100 anak yatim piatu dan kaum dhuafa. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan sekaligus menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa empati dan solidaritas sosial di tengah kehidupan umat.
Ketua panitia menyampaikan bahwa momentum 1 Muharram bukan hanya menjadi pergantian tahun dalam kalender Hijriah, tetapi juga menjadi saat yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Melalui kegiatan santunan ini, diharapkan semangat berbagi dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial, BKM Syuhada juga memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan generasi muda melalui berbagai perlombaan keagamaan bagi anak-anak madrasah. Beberapa cabang lomba yang akan dipertandingkan antara lain lomba azan, pembacaan ayat-ayat pendek Al-Qur’an, serta praktik sholat fardhu kifayah.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Islam sejak usia dini sekaligus meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri anak-anak dalam memahami serta mengamalkan ajaran agama. Para peserta diharapkan tidak hanya berkompetisi, tetapi juga memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Suasana kebersamaan dalam peringatan Tahun Baru Islam ini juga akan semakin terasa melalui kegiatan makan siang bersama yang melibatkan seluruh peserta, jamaah, panitia, dan tamu undangan. Momen tersebut menjadi sarana silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan kekeluargaan antarwarga dan jamaah Masjid Syuhada.
Rangkaian acara tersebut direncanakan akan dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan pejabat di Sumatera Utara. Di antaranya adalah Dr. H. Palacheta, yang juga merupakan anggota DPRD Sumatera Utara, Efta Tarigan, para kepala lingkungan setempat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
Kehadiran tokoh-tokoh tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan lembaga keagamaan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan religius.
Acara juga akan semakin semarak dengan kehadiran Ikhwanul Chairi, yang dijadwalkan mengisi kegiatan dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Kehadiran qori berprestasi tingkat nasional tersebut diharapkan mampu memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan mempelajari Al-Qur’an.
Panitia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, memperkokoh nilai-nilai keislaman, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh kebersamaan.(Jhd)













