Medan |Nusantara Jaya News – Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PD IPA) Kota Medan melalui Wakil Ketua IV PD IPA Medan, Fadilah Amalia, menyampaikan kecaman keras terhadap segala bentuk tindakan pelecehan seksual yang terjadi di tengah masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian organisasi terhadap perlindungan hak dan martabat perempuan serta kelompok rentan lainnya.(11/6)
Fadilah Amalia menegaskan bahwa pelecehan seksual merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi karena telah melanggar hak asasi manusia, merusak psikologis korban, dan mencederai nilai-nilai moral serta kemanusiaan.
“Kami dari PD IPA Medan mengecam keras setiap bentuk pelecehan seksual. Tindakan tersebut tidak hanya melukai korban secara fisik maupun mental, tetapi juga menciptakan rasa takut dan ketidakamanan di lingkungan masyarakat. Pelaku harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Fadilah.
Ia juga mengajak para korban untuk tidak takut bersuara dan berani melaporkan tindakan yang dialami kepada pihak berwenang agar mendapatkan perlindungan dan keadilan.
“Kami menyerukan kepada seluruh korban agar tidak merasa sendiri. Korban harus berani melawan, berbicara, dan melaporkan setiap tindakan pelecehan seksual yang dialami. Dukungan keluarga, masyarakat, dan lembaga terkait sangat penting agar korban memperoleh pendampingan yang layak,” ujarnya.
Lebih lanjut, PD IPA Medan meminta seluruh pihak terkait, mulai dari aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga pemerintah, untuk bekerja sama dan menindaklanjuti setiap laporan pelecehan seksual secara serius, profesional, dan transparan.
Menurut Fadilah, upaya pencegahan dan penanganan kasus pelecehan seksual tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi dari seluruh elemen masyarakat agar tercipta lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan seksual.
“PD IPA Medan mendesak seluruh pihak terkait agar tidak mengabaikan setiap laporan yang masuk. Penanganan harus dilakukan secara serius, cepat, dan berkeadilan demi memberikan efek jera kepada pelaku serta menjamin perlindungan bagi korban,” tambahnya.
PD IPA Medan juga menyatakan komitmennya untuk mendampingi para pelapor dan korban serta mendukung upaya edukasi dan kampanye pencegahan kekerasan seksual sebagai bagian dari menciptakan generasi muda yang berakhlak, berintegritas, dan menghormati hak sesama manusia. (Tim)














