BANGLI |Nusantara Jaya News – Pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Kintamani, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, berlangsung aman, tertib, dan lancar pada Kamis (4/6/2026).
Sejak pagi hari, masyarakat dari seluruh wilayah Desa Kintamani tampak antusias mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilih mereka dalam menentukan pemimpin desa untuk periode mendatang.
Pemungutan suara dimulai sekitar pukul 07.00 WITA dengan diikuti seluruh lapisan masyarakat yang telah terdaftar sebagai pemilih. Tingginya partisipasi warga menjadi bukti kuat bahwa masyarakat Desa Kintamani memiliki kepedulian besar terhadap proses demokrasi di tingkat desa.
Desa Kintamani yang terdiri dari sembilan dusun dinas melaksanakan pemilihan untuk memilih satu Perbekel yang akan memimpin desa. Dalam kontestasi kali ini, terdapat dua kandidat yang bersaing memperebutkan kepercayaan masyarakat untuk memimpin dan membawa kemajuan bagi Desa Kintamani.
Sejak dibukanya TPS, suasana berlangsung kondusif. Warga datang secara bergantian sesuai ketentuan yang telah ditetapkan panitia. Disiplin masyarakat dalam mengikuti prosedur pemungutan suara menjadi salah satu faktor yang mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Berdasarkan keterangan salah satu panitia pemilihan, seluruh tahapan pelaksanaan Pilkel berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan. Panitia bersama aparat keamanan terus melakukan pengawasan guna memastikan proses demokrasi berlangsung jujur, adil, dan transparan.
“Pelaksanaan pemilihan Perbekel hari ini berjalan dengan penuh disiplin. Masyarakat yang datang ke TPS mengikuti seluruh petunjuk yang diberikan panitia. Situasi tetap aman dan tertib sejak awal kegiatan,” ungkap salah satu panitia saat ditemui di lokasi.
Untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya pemungutan suara, personel dari Polsek Kintamani diterjunkan bersama anggota perlindungan masyarakat (Linmas/Hansip).
Kehadiran aparat keamanan mendapat apresiasi dari masyarakat karena mampu menciptakan suasana yang nyaman sehingga warga dapat menggunakan hak pilihnya tanpa rasa khawatir.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh mulai dari proses pembukaan TPS, pemungutan suara, hingga tahap penghitungan suara. Aparat juga berkoordinasi dengan panitia untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu jalannya proses demokrasi di tingkat desa tersebut.
Jumlah pemilih yang tercatat dalam daftar pemilih mencapai 5.407 orang. Dengan jumlah pemilih yang cukup besar, panitia telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan proses pemungutan suara berjalan efektif dan tidak menimbulkan antrean panjang.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya TPS sejak pagi. Banyak warga berharap pemilihan ini dapat menghasilkan pemimpin desa yang mampu membawa kemajuan, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong pembangunan di berbagai sektor.
Pemilihan Perbekel merupakan bagian penting dalam sistem pemerintahan desa karena pemimpin yang terpilih nantinya akan bertanggung jawab dalam menjalankan roda pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat selama masa jabatan yang telah ditentukan.
Sementara itu, panitia menjadwalkan penutupan pemungutan suara dan pelaksanaan penghitungan suara secara serentak pada pukul 13.00 WITA. Seluruh proses penghitungan dilakukan secara terbuka dan dapat disaksikan oleh para saksi dari masing-masing calon maupun masyarakat yang hadir.
Diharapkan hasil pemilihan yang diperoleh nantinya dapat diterima oleh seluruh pihak dengan semangat persatuan dan kebersamaan demi kemajuan Desa Kintamani. Siapa pun yang terpilih sebagai Perbekel diharapkan mampu mengemban amanah masyarakat dan membawa perubahan positif bagi desa.
Hingga menjelang proses penghitungan suara, situasi di Desa Kintamani terpantau aman, kondusif, dan penuh semangat demokrasi.
Keberhasilan pelaksanaan Pilkel ini menjadi contoh nyata bahwa partisipasi masyarakat, profesionalisme panitia, serta sinergi aparat keamanan dapat menciptakan pesta demokrasi desa yang damai dan berkualitas. (Sukadana)













