BATANG |Nusantara Jaya News – Dalam rangka menjamin pemenuhan hak pilih dan akurasi data kependudukan bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang mengikuti Kegiatan Koordinasi Persiapan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Perubahan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Periode Triwulan II Tahun 2026. Kegiatan strategis ini diselenggarakan di Aula Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang pada hari Kamis (18/06).
Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Ketua KPU Kabupaten Batang beserta jajaran, perwakilan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang, Kepolisian Resor (Polres) Batang, serta Komando Distrik Militer (Kodim) 0736/Batang. Sementara itu, Lapas Kelas IIB Batang diwakili secara resmi oleh Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan (Regbimkemas), Satria Agung.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan koordinasi persiapan teknis jelang Rapat Pleno Terbuka mengenai pemutakhiran data pemilih berkelanjutan di wilayah Kabupaten Batang. Setelah pemaparan materi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif serta tanya jawab antar-instansi guna menyelaraskan mekanisme sinkronisasi data di lapangan, terutama dalam menangani administrasi kependudukan warga binaan yang bersifat dinamis.
Sebagai wujud keterbukaan dan akuntabilitas data, dalam kesempatan tersebut turut dipaparkan rekapitulasi data Nomor Induk Kependudukan (NIK) bagi warga binaan di Lapas Batang per tanggal 18 Juni 2026, dengan rincian jumlah tahanan yang memiliki NIK 92 Orang dan jumlah narapidana yang memiliki NIK sebanyak 360 Orang. Jumlah total keseluruhan narapidana dan tahanan adalah 452 Orang.
Melalui keterlibatan aktif ini, Lapas Kelas IIB Batang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan KPU dan instansi terkait demi memastikan bahwa seluruh tahapan pemutakhiran data pemilih berjalan valid, sehingga hak konstitusional setiap warga negara di dalam Lapas tetap terlindungi dengan optimal.
Seluruh rangkaian kegiatan koordinasi ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Acara kemudian diakhiri dengan ramah tamah serta sesi foto bersama sebagai simbol soliditas dan komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima.
(Thom)
















