PROBOLINGGO |Nusantara Jaya News – Warga Blok Kottah, Dusun Wakaf, Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa busana di dalam sumur tua sedalam sekitar tujuh meter, Jumat (3/7/2026) pagi.
Penemuan jasad tersebut sontak mengundang perhatian masyarakat. Ratusan warga berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan aparat gabungan.
Jasad pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh seorang pekerja kebun bernama Syafi’i. Saat itu, ia hendak mengairi kebun sengon milik Suryadi (35) yang berada di jalur menuju Desa Krampilan.
Ketika melihat ke dalam sumur, Syafi’i dibuat terkejut karena mendapati sesosok tubuh manusia mengambang di permukaan air. Korban ditemukan tanpa mengenakan busana sehingga penemuan tersebut segera dilaporkan kepada warga dan pihak kepolisian.
Tak lama kemudian, personel Polsek Kraksaan bersama Satreskrim Polres Probolinggo, petugas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, serta tenaga kesehatan tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Proses evakuasi berlangsung dengan pengamanan ketat karena banyaknya warga yang memadati area sekitar sumur. Kerumunan masyarakat sempat menjadi kendala bagi petugas saat melakukan olah TKP secara menyeluruh.
Kapolsek Kraksaan, Kompol Masykur, mengatakan bahwa hingga saat ini identitas korban masih belum diketahui. Bahkan, jenis kelamin korban pun belum dapat dipastikan karena kondisi jenazah memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis.
“Untuk identitas maupun jenis kelamin korban, kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis dan autopsi. Saat ini proses identifikasi masih berlangsung,” ujar Kompol Masykur.
Ia menambahkan, hingga kini pihaknya juga belum menerima laporan masyarakat mengenai orang hilang yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan korban.
“Kami belum menerima laporan orang hilang dalam beberapa hari terakhir. Fokus kami saat ini adalah mengungkap identitas korban agar proses penyelidikan dapat berkembang,” katanya.
Saat ini Polsek Kraksaan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Probolinggo untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Polisi masih mendalami penyebab kematian korban, termasuk memastikan apakah peristiwa tersebut merupakan kecelakaan, bunuh diri, atau terdapat unsur tindak pidana.
Jenazah telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani proses identifikasi dan autopsi. Hasil pemeriksaan forensik nantinya diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi yang berkaitan dengan penemuan mayat tersebut agar segera melapor ke kantor kepolisian terdekat guna membantu proses identifikasi dan penyelidikan.
Kasus penemuan mayat tanpa identitas ini masih dalam penanganan aparat kepolisian dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah hasil penyelidikan serta pemeriksaan forensik selesai dilakukan.(Red).
















