MEDAN |Nusantara Jaya News – Kesuksesan Kota Medan dalam menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 menuai apresiasi Creative Anak Muda (CREAM) Kota Medan secara terbuka menyampaikan kekagumannya atas keberhasilan Wali Kota Medan Rico Waas yang dinilai sukses membawa nama baik Kota Medan ke panggung nasional melalui event akbar tersebut.
Penyelenggaraan Rakernas APEKSI XVIII yang dihadiri oleh seluruh Wali Kota se- Indonesia ini dinilai tidak hanya sukses secara seremonial dan birokrasi, tetapi juga memberikan dampak masif (multiplayer effect) bagi perekonomian lokal dan sektor ekonomi kreatif di Kota Medan.
Ketua CREAM Kota Medan, Damos Siagian SST.MP. menyatakan bahwa di bawah komando Rico Waas, Rakernas APEKSI Tahun 2026 ini memberikan ruang yang sangat luas bagi para pelaku industri kreatif, UMKM, dan komunitas anak muda untuk unjuk gigi.
“Kami melihat Wali Kota Medan tidak hanya memikirkan jalannya rapat kerja antar-pejabat daerah, tetapi benar-benar melibatkan ekosistem kreatif lokal. Mulai dari desain, event organizer, kuliner, hingga pertunjukan seni budaya, semuanya digerakkan oleh anak-anak muda Medan. Ini adalah bukti nyata keberpihakan beliau pada potensi lokal,” ujarnya di Kembar Cafe pada Minggu (05/07).
Lebih lanjut, Damos menambahkan bahwa gaya kepemimpinan Rico Waas yang adaptif dan komunikatif menjadi kunci utama kelancaran acara ini. Koordinasi lintas sektor yang rapi membuat Kota Medan mampu menjadi tuan rumah yang ramah dan profesional bagi para tamu lintas kota.
“Suksesnya Rakernas APEKSI 2026 ini menjadi barometer baru bahwa anak muda Medan, di bawah arahan pemimpin yang tepat seperti Rico Waas, mampu mengeksekusi event berskala besar dengan standar yang sangat tinggi. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah kota dan komunitas kreatif seperti ini bisa terus berlanjut ke depannya,” kuncinya.
Dengan berakhirnya Rakernas APEKSI XVIII 2026, Kota Medan tidak hanya sukses merumuskan berbagai poin penting untuk kemajuan kota-kota di Indonesia, tetapi juga berhasil mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kota kreatif paling potensial di tanah air. (AH)
















