banner 1000x130
Berita  

Kemendikdasmen Sebut OTC Bali Mitra Strategis, Cetak Tenaga Kerja Profesional untuk Mancanegara 

banner 2500x130 banner 1000x130

Denpasar- Nusantarajayanews. id | Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Suparto,S.Ag., M.Ed., Ph.D, menyebut Overseas Training Center (OTC) Bali sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyiapkan tenaga kerja terampil dan profesional.

 

banner 1000x130

Hal itu disampaikan Suparto saat menghadiri Wisuda X OTC Bali yang digelar di The Meru Sanur, Senin (28/9/2026).

 

Menurut Suparto, lembaga kursus dan pelatihan seperti OTC Bali memiliki peran strategis dan signifikan dalam menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

 

“OTC merupakan mitra strategis bagi Kementerian Pendidikan Dasar Menengah dalam hal ini adalah Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, karena lembaga-lembaga kursus dan pelatihan yang ada di Indonesia itu memiliki peran strategis dan signifikan terutama untuk menjawab bagaimana dunia usaha dan dunia industri itu mesti diwarnai oleh anak-anak bangsa kita,” ujar Suparto.

 

Ia menilai OTC Bali tidak hanya memberikan kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan industri, tetapi juga membuka kesempatan bagi anak-anak yang tidak melanjutkan pendidikan formal untuk mendapatkan pelatihan sesuai kebutuhan pasar kerja.

 

“Apalagi saat ini OTC sebagai overseas training center itu mengorientasikan lulusannya bisa berkiprah di mancanegara. Hal ini mengindikasikan bahwa OTC berkomitmen untuk mengirimkan tenaga kerja-tenaga kerja profesional pada sektor-sektor formal yang membutuhkan technical skill yang tinggi,” katanya.

 

Suparto menegaskan, selama ini Indonesia lebih dikenal sebagai negara pengirim tenaga kerja Indonesia (TKI) di sektor non-formal. Kehadiran OTC Bali dinilai mampu mewarnai pengiriman tenaga kerja profesional Indonesia di sektor formal di luar negeri.

 

“Karena selama ini Indonesia hanya dikenal sebagai negara yang mengirim TKI pada bidang-bidang non-formal, tapi OTC mewarnai tenaga kerja profesional di mancanegara,” ujarnya.

 

Terkait pesatnya pertumbuhan pendidikan vokasi di Bali, Suparto menyambut positif. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan paradigma pendidikan bermutu untuk semua dan mampu menjawab potensi daerah.

 

“Sangat positif, karena pendidikan vokasi utamanya adalah untuk mengusung paradigma pendidikan bermutu untuk semua selain itu pendidikan ini juga mampu menjawab potensi-potensi yang dikembangkan oleh daerah,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, sebagai daerah pariwisata, Bali tentu membutuhkan tenaga-tenaga profesional di bidang hospitality dan pariwisata. Karena itu, pengembangan pendidikan vokasi menjadi area yang sangat positif untuk memberikan pilihan pendidikan terbaik bagi anak bangsa.

 

“Bali sebagai daerah pariwisata tentu membutuhkan tenaga-tenaga profesional sehingga sisi pendidikan vokasi itu perlu dikembangkan dan ditumbuhkan. Ini merupakan area yang sangat positif untuk pengembangan pendidikan dan mewarnai pilihan-pilihan pendidikan di Indonesia untuk anak bangsa bisa memilih mana yang terbaik untuk mereka,” pungkasnya.

 

Sebelumnya, OTC Bali menggelar Wisuda X dengan total 601 wisudawan dari berbagai cabang di Bali, yakni Gianyar, Denpasar, Karangasem, Singaraja, Jembrana, Tabanan dan Nusa Dua. Ratusan lulusan tersebut disiapkan untuk penempatan kerja di jaringan hotel yang bekerja sama dengan OTC Bali.

 

Momentum wisuda ini juga dinilai penting karena OTC Bali telah resmi mengantongi Surat Keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi Vokasi Kemendikbudristek RI per 16 Oktober 2023 atas nama POLTEK OTC, yang akan menjadi jenjang lanjutan bagi lulusan untuk meningkatkan kualifikasi akademik hingga D4.(tik)

banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130