SURABAYA: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMP SAIM Surabaya lewat ajang olimpiade International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 bidang Social Science. Gelar kejuaraan internasional tersebut diumumkan melalui awarding online pada Jumat (9/10) siang.
Tim siswa SMP SAIM berhasil meraih medali emas melalui inovasi bertajuk “SEAL YOUR EMOTIONS: A Media to Help Children with Special Needs Regulate Their Emotions.” Selain SAIM, tim dari Indonesia yang juga mendapat medali emas adalah tim SMA Cita Hati Christian School dan SMAIT Assyfa Boarding Scholl Wanareja Subang.
Tim SMP SAIM terdiri atas Agellsa Dzikryanqa Abqori (Leader), Khansa Aziza Larasati, Muhammad Addin Fazal Fachry Nasrullah, Kaysha Aryona Salsabilah, dan Aidaghina Ambarrima.
Prestasi siswa SAIM ini bukan sekadar pencapaian dalam kompetisi, tetapi juga menjadi bukti kepedulian siswa terhadap kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh sesama, khususnya anak-anak berkebutuhan khusus dalam mengelola emosi.
Berangkat dari pengalaman belajar bersama teman-teman inklusi di SAIM, tim melihat bahwa sebagian siswa masih membutuhkan dukungan untuk mengenali, memahami, dan meregulasi emosi mereka dengan tepat. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kenyamanan dalam beraktivitas, interaksi sosial, hingga proses pembelajaran di sekolah.
Berbekal kepedulian tersebut, tim mengembangkan SEAL YOUR EMOTIONS, sebuah media berupa boneka yang dirancang untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus mengenali dan meregulasi emosi mereka.
Melalui media ini, siswa diharapkan memiliki sarana yang lebih menarik dan mudah didekati untuk mengekspresikan perasaan serta belajar merespons emosi dengan cara yang lebih positif.
Inovasi ini juga membawa misi yang lebih luas, yaitu mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif. Dengan dukungan yang tepat, anak-anak berkebutuhan khusus diharapkan dapat mengelola emosi secara lebih baik sehingga risiko perilaku yang membahayakan diri sendiri (self-harm), gangguan dalam proses belajar, maupun kesulitan dalam berinteraksi dapat diminimalkan.
“Karya ini menunjukkan bahwa inovasi tidak selalu harus berangkat dari teknologi yang rumit. Kepedulian terhadap lingkungan sekitar, keberanian mengidentifikasi masalah, serta kreativitas dalam mencari solusi juga merupakan bagian penting dari sebuah penemuan yang bermakna,” kata Lilis Kurniawati S.Pd., Kepala SMP SAIM.
Ditambahkan, keberhasilan meraih medali emas di ISIF menjadi pencapaian yang patut diapresiasi sekaligus langkah awal untuk terus mengembangkan Seal Your Emotions agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. (Sw)













