banner 1000x130 **************************************** banner 1000x130
Berita  

Advodkat Sampang DEMO di Polda Jatim, Terkait Seorang Polisi Diduga Todongkan Pistol Saat Pendampingan Klien

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 1000x130

Surabaya |nusantara jaya news – Sejumlah advokat di Sampang, Jawa Timur, menyampaikan keberatan keras atas dugaan tindakan anggota Polres Sampang yang dinilai melanggar etika hukum dan merusak citra Polri. Kamis (21/11/24).

banner 300x250

Dalam sebuah Demo dan Orasi yang digelar di depan Polda Jatim, perwakilan dari para advokat, R. Dadang M., M.H., dari Kongres Advokat Indonesia (KAI) menegaskan bahwa tindakan seorang anggota kepolisian yang menodongkan pistol kepada advokat saat menjalankan tugasnya adalah pelanggaran serius.

“Kami di sini menyampaikan pendapat bahwa tindakan tersebut merupakan konsekuensi logis yang merusak citra Polri. Polisi sebagai pengayom masyarakat seharusnya tidak melakukan tindakan intimidasi, apalagi kepada advokat yang sedang melaksanakan tugas,” tegas Dadang.(21/11/24)

Kejadian ini terjadi ketika salah seorang advokat mendampingi kliennya di kantor KPU Sampang. Didiyanto, S.H., M.Kn., salah satu advokat yang turut hadir, menjelaskan bahwa pada saat mendampingi kliennya, seorang anggota polisi tidak menunjukkan surat perintah penangkapan, melainkan justru mengacungkan pistol sambil mengeluarkan kata-kata kasar.

“Sebagai seorang advokat, saya meminta surat perintah penangkapan, namun yang terjadi justru pistol diarahkan kepada saya. Hal ini sangat mencederai profesi advokat dan melanggar hukum. Kami sangat kecewa dan meminta tindakan tegas dari Kapolri, Kapolda, serta Propam terhadap oknum tersebut,” ungkap Didiyanto.

Ia menambahkan, tindakan ini juga menciptakan kesan adanya kepentingan politik tertentu yang mencederai independensi penegakan hukum. Para advokat menuntut proses hukum yang adil dan menegaskan bahwa advokat harus dihormati dalam menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum.

“Kami berharap agar kejadian ini tidak terulang dan menjadi pelajaran bagi semua pihak. Jika hal seperti ini terus dibiarkan, kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian akan semakin tergerus,” tutup Didiyanto. (Red)

banner 1000x130
https://nusantarajayanews.id/wp-content/uploads/2025/05/IMG-20250528-WA0005-e1748427094351.jpg
banner 1000x130 banner 2500x130