banner 1000x130
Berita  

ICOPE ke-7 Transformasi Agro Ekologis Sawit Menuju Pertanian Ramah Iklim dan Lingkungan

banner 2500x130 banner 1000x130

Denpasar |nusantara jaya news – Sinarmas Agribisnis dan Pangan, Pusat Penelitian Pertanian Prancis untuk Pembangunan Internasional (CIRAD), dan WWF-Indonesia berkolaborasi menggelar Konferensi Internasional Kelapa Sawit (ICOPE) dengan tema, “Transformasi Agroekologi Kelapa Sawit Menuju Pertanian yang Positif terhadap Iklim dan Alam.

ICOPE KE-7 yang digelar selama tiga (3) hari mulai tgl 12-14 februari 2025 di Bali Beach Connvention Center Sanur Bali ini dihadiri Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, Director Sinar Mas Agribusiness and Food, Agus Purnomo, Regional Director CIRAD, Jean Mark Roda, dan Director Conservation WWF-Indonesia, Dewi Leatari Yani Rizki.

banner 1000x130

ICOPE tahun 2025 ini membahas salah satu isu strategis keberlanjutan perkebunan kelapa sawit bagi masa depan bangsa dan dunia
Dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas perkebunan kelapa sawit dan mendorong para pemangku kepentingan untuk lebih memperhatikan lingkungan serta berbagi pengalaman dengan solusi nyata.

Konfrensi ini dibuka oleh Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono dan menjadi sarana berkumpulnya para akademisi, ilmuwan, pemerintah, lembaga keuangan, pelaku industri dan lembaga swadaya masyarakat untuk merumuskan keberlanjutan industri kelapa sawit berbasis penelitian ilmiah.

“Jika bersama-sama kita bisa jalan jauh dan lebih cepat, keberlanjutan sawit ini merupakan telur emas bagi kita,” ungkap Wamentan Sudaryono yang secara resmi membuka Konferensi ICOPE ke-7, rabu (12/2/2025)

Wamentan menjelaskan, Indonesia memiliki potensi besar untuk mendukung tiga prioritas program yang diusung Presiden Prabowo Subianto, yaitu swasembada pangan, swasembada energi, serta hilirisasi industri. Melalui pengelolaan sumber daya alam yang bijak, Indonesia dapat mencapai kemajuan dalam sektor pangan dan energi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Sementara Jean-Pierre Caliman, Co-Chairman ICOPE 2025 mengungkapkan, pentingnya keterlibatan para pemangku kepentingan global.

“Kita tergabung dalam tujuan yang sama yakni, mengubah tantangan lingkungan menjadi peluang untuk pertanian kelapa sawit yang lebih ramah iklim dan berkelanjutan.”ujar Jean Pierre.

Jean Pierre menambahkan, konferensi ini sangan penting karena dunia menghadapi ancaman nyata dari perubahan iklim dan lingkungan, serta harapan bahwa dengan inovasi dan kolaborasi, akan dapat membangun sistem pertanian yang lebih tangguh, adil, dan lestari.

Selain itu, Franky O. Widjaja, Chairman and CEO, Sinar Mas Agribusiness and Food mengaku percaya bahwa masa depan industri kelapa sawit bergantung pada inovasi berkelanjutan dan kolaborasi erat antara berbagai pihak.

” Kami telah berkomitmen untuk menerapkan praktik terbaik dalam pertanian berkelanjutan, serta melindungi keanekaragaman hayati dan ekosistem di sekitar kita.” Kata Franky.

Lebih lanjut Franky berujar, konferensi ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen semua pemangku kepentingan terhadap keberlanjutan. Melalui diskusi dan kolaborasi selama ICOPE 2025, diyakini akan menghadirkan solusi nyata untuk menjadikan industri kelapa sawit sebagai bagian dari solusi global terhadap tantangan iklim dan lingkungan.

Dewi Lestari Yani Rizki, Direktur Konservasi Yayasan WWF Indonesia juga meyakini industri kelapa sawit dapat bertransformasi menjadi bisnis sustainable kedepan untuk mendukung capaian Pemerintah Indonesia yaitu penurunan emisi karbon dan juga menyelamatkan keanekaragaman hayati.

“Perlu keseriusan bagi industri kelapa sawit untuk menerapkan tata kelola menuju keberlanjutan agar bisa menjawab tantangan pasar global”.kata Dewi Lestari.

Konferensi Internasional Kelapa Sawit dan Lingkungan (ICOPE) 2025 adalah konferensi internasional yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali dan bertujuan menjadi platform ilmiah untuk pengembangan kelapa sawit berkelanjutan guna mengatasi tantangan lingkungan. (Tik)

banner 2500x130 banner 2500x130 banner 2500x130
banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130