banner 1000x130

Gubernur Bali Dukung Perkuat KUPVA BB Berizin untuk Pariwisata Bali Berkualitas

banner 2500x130

Bali |Nusantara Jaya News – Untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas diperlukan dukungan ekosistem pariwisata yang tertata, kuat, dan handal.

Salah satu unsur penting dalam ekosistem tersebut adalah ketersediaan layanan penukaran valuta asing yang aman, transparan dan akuntabel. Hal ini mengemuka dalam pertemuan antara Gubernur Bali dengan Bank Indonesia dan Afiliasi Penukaran Valuta Asing (APVA) Bali pada tanggal 8 Maret
2025 di Jaya Sabha.

banner 1000x130

Pertemuan tersebut bertujuan memperluas dukungan pemerintah daerah dan membangun kolaborasi lintas instansi agar penertiban money changer ilegal dapat berlangsung lebih efektif dan terkoordinasi di seluruh wilayah Bali.

Kehadiran Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) yang berizin akan menunjang kenyamanan transaksi wisatawan selama berada di Bali.

Pada kegiatan ini, Kepala KPwDN BI Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja menyampaikan kepada Gubernur Bali, Wayan Koster, bahwa Bank Indonesia terus akan memperkuat fungsi perizinan dan pengawasan untuk memastikan industri KUPVA BB yang berizin dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, Bank Indonesia juga secara aktif mendorong upaya penertiban money changer ilegal, antara lain dengan pembuatan website moneychangerbali.com, yang terintegrasi dengan portal lovebali.baliprov.go.id milik
Pemerintah Provinsi Bali, sebagai salah satu sarana informasi dan media edukasi terhadap wisatawan dan masyarakat terkait KUPVA BB berizin.

Bank Indonesia juga menyediakan sarana pengaduan masyarakat terhadap kegiatan atau aktivitas money changer ilegal melalui portal (BI-PATROL). ”Berbagai langkah penertiban money changer illegal ini membutuhkan sinergi dan kolaborasi lintas instansi termasuk bersama Pemerintah Daerah, APVA, Aparat Penegak Hukum, dan juga Lembaga Adat”, jelas Erwin.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali, Wayan Koster, mengapresiasi dan menyampaikan
dukungan penuh terhadap tugas Bank Indonesia untuk penguatan industri KUPVA BB di Bali, serta upaya untuk menanggulangi money changer illegal. Gubernur Bali menegaskan bahwa keberadaan KUPVA BB merupakan bagian penting dari ekosistem pariwisata Bali yang harus dijaga integritas dan kredibilitasnya.

”Penertiban money changer ilegal merupakan langkah strategis dalam mewujudkan
pariwisata Bali berkualitas, dan berdaya saing global. Saya juga mendorong keterlibatan Desa Adat sebagai bentuk kearifan lokal dalam menertibkan praktik money changer ilegal”, jelas Koster.

Berdasarkan data tahun 2025, BI Bali mencatat terdapat 601 jaringan kantor KUPVA BB berizin,
terbesar kedua di Indonesia, dengan konsentrasi utama di tiga wilayah destinasi wisata, yaitu Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar, dan Kota Denpasar. Besarnya jaringan kantor ini menunjukkan peran strategis industri KUPVA BB dalam mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, khususnya di sektor pariwisata.

Ketua APVA Bali terpilih periode 2026-2030, Ni Made Tirtaningsih, menyampaikan bahwa peran industri KUPVA BB terhadap pariwisata Bali masih signifikan, namun banyaknya praktik money changer tidak berizin (ilegal) yang berpotensi merugikan konsumen serta mencoreng citra pariwisata Bali dan Indonesia di mata dunia.

Saat ini telah terdapat beberapa peraturan desa adat (perarem) di wilayah Kuta, Seminyak, dan Legian yang secara tegas melarang beroperasinya money changer ilegal di wilayah tersebut. Namun untuk semakin memperkuat upaya tersebut, APVA mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah.

Ke depan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Daerah, APVA Bali, dan Aparat Penegak Hukum akan memperkuat koordinasi lintas lembaga serta mendorong sinergi dengan berbagai pihak, termasuk unsur masyarakat adat, dalam rangka meningkatkan efektivitas penertiban praktik money changer ilegal.

Masyarakat dan wisatawan juga senantiasa diimbau untuk selalu melakukan penukaran valuta asing pada KUPVA BB yang berizin dengan ciri-ciri antara lain memiliki sertifikat resmi dari Bank Indonesia, memilikinama perusahaan yang jelas dan terdaftar di Bank Indonesia, serta memasang logo KUPVA BB berizin yang dilengkapi dengan QR code, untuk menghindari potensi risiko bertransaksi pada money changer ilegal.(red)

banner 2500x130
banner 1000x130 banner 2500x130