Bangli |Nusantara Jaya News — Upaya memperkuat perekonomian masyarakat pedesaan terus dilakukan melalui pembangunan berbagai fasilitas ekonomi. Salah satunya dengan dimulainya pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.
Berdasarkan laporan dari lokasi, pada Jumat, 13 Maret 2026 sekitar pukul 08.00 Wita, kegiatan pembangunan koperasi tersebut sudah berjalan sejak dimulai pada 11 Maret 2026. Pembangunan Koperasi Merah Putih ini berdiri di atas tanah milik Desa Adat Catur yang berlokasi di Desa Catur, Kecamatan Kintamani.
Pembangunan koperasi ini merupakan hasil kesepakatan bersama melalui musyawarah yang melibatkan para tokoh adat dan masyarakat Desa Catur. Dari hasil musyawarah tersebut, disepakati bahwa lahan milik desa adat dimanfaatkan untuk pembangunan koperasi sebagai sarana penguatan ekonomi masyarakat.
Babinsa Desa Catur, Koptu I Ketut Ariawan, saat ditemui di lokasi menjelaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi warga desa. Menurutnya, mayoritas masyarakat Desa Catur menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan perdagangan, sehingga koperasi akan menjadi wadah yang sangat penting dalam mendukung aktivitas ekonomi mereka.
“Koperasi ini dibangun atas kesepakatan bersama tokoh adat dan masyarakat desa. Lahan yang digunakan merupakan tanah milik Desa Adat Catur yang dimanfaatkan untuk kepentingan bersama guna mendukung perekonomian masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan koperasi tersebut ditargetkan dapat rampung dalam kurun waktu sekitar tiga bulan. Untuk memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai target, pihak terkait melakukan pemantauan secara rutin di lokasi pembangunan.
Koptu I Ketut Ariawan juga menegaskan bahwa pengawasan pembangunan terus dilakukan dengan penuh semangat agar target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.
“Dengan semangat kebersamaan dan dukungan masyarakat, pembangunan ini terus dipantau setiap hari agar dalam waktu tiga bulan dapat selesai sesuai rencana,” ujarnya.
Keberadaan Koperasi Merah Putih nantinya diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat Desa Catur, mulai dari pengelolaan hasil pertanian hingga mendukung aktivitas perdagangan warga.
Selain itu, koperasi juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan akses permodalan, pemasaran produk lokal, serta memperkuat solidaritas ekonomi berbasis gotong royong di tingkat desa.
Dengan pembangunan ini, masyarakat Desa Catur berharap Koperasi Merah Putih dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa di wilayah Kintamani, Kabupaten Bangli.
Laporan dari lokasi disampaikan oleh I Made Sukadana.
















